Kisah Doa Ibu Menyelamatkan Dua Tangan Anaknya Yang Terpotong

2/12/2017 Add Comment
Kisah doa seorang ibu yang mampu menyelamatkan dua tangan anaknya yang terpotong ini merupakan cerita nyata yang terjadi di zaman khalifah Umar bin Khattab ra. Kisah ini menjadi bukti kedahsyatan doa ibu kepada anak-anaknya. Doa ibu selalu dikabulkan oleh Allah SWT sebab doa ibu kepada anaknya bagaikan doa nabi kepada umat-umatnya. Segala ucapan atau perkataan ibu pasti mustajab dan pasti menjadi kenyataan. Oleh karena itu, mari kita merenung sejenak dengan membaca kisah nyata doa ibu telah selamatkan dua tangan yang terpotong.

Mari sejenak meluangkan waktu untuk membaca sekaligus merenungi sebuah kisah yang kiranya mampu menggugah kita untuk senantiasa berbakti kepada orang tua. Banyak hal menyakitkan hati orang tua tanpa kita sadari telah kita lakukan. Akibatnya kehidupan yang kita jalani jauh dari kata beruntung, selalu susah, bahkan mungkin ada saja hal yang tidak kita inginkan menimpa kita. Barangkali dengan kisah ini kita mampu introspeksi diri, mulai berbenah diri, dan lebih berhati-hati menjaga hati orang tua, khususnya ibu. Berikut kisahnya.

Kisah Doa Ibu Selamatkan Tangan Anak Yang Terpotong 


Diterangkan, tersebutlah seorang saudagar (pedangang) yang kaya raya. Berkat kekayaannya ia sangat disegani oleh tetangga kanan dan kirinya. Bukan hanya itu, istrinya sangat cantik jelita dan cerdas. Namun sayang, si istri yang cantik dan cerdas itu dikenal sebagai orang wanita sombong dan kikir. Ia tidak suka apabila keluarga suami datang singgah ke rumahnya. Begitu pun sebaliknya, ia tidak mau dan tidak pernah mengizinkan suami pergi silaturrahim ke rumah keluarganya.

Doa Ibu

Sikap si istri begitu dominan, ia tidak mau diatur, selalu ingin menang sendiri. Sehingga si suami selalu dikalahkan dan tidak mampu berbuat banyak karena ia sangat mencintai istrinya. Oleh sebab itu, saudagar itu pun tidak pernah memiliki kesempatan untuk menjenguk apalagi membantu ibu beserta keluarganya di rumahnya.

Sementara itu, sang ibu yang bertempat tinggal di tempat lain hidup dalam keadaan yang serba kekurangan. Sang ibu sangat berharap bisa bertemu dan meminta sedikit bantuan kepada anaknya yang kini telah hidup berkecukupan. Suatu hari karena terpaksa, sang ibu pergi mendatangi rumah anaknya mengharap beberapa pemberian dari anaknya. Akan tetapi sayangnya di rumah anaknya itu selalu ada si istri yang kikir. Belum sempat sang ibu menyampaikan maksud dan tujuannya, istri saudagar itu lebih dahulu berkata kepada suaminya dengan nada ketus, "Bosan!".

"Kenapa engkau berbicara seperti itu wahai istriku?", tegur suami.

"Pikir saja sendiri, kenapa orang tua yang tidak tau malu ini datang kemari. Pasti dia hanya mengharap bantuan dari kita. Ibumu ini seperti orang pengemis, kerjanya hanya meminta-minta saja tanpa mau berusaha. Apakah dia ingin kita bangkrut dan jatuh miskin seperti dia. Ingat! betapa dulu kita bekerja dan bekerja keras sehingga menjadi kaya seperti sekarang. Jika ibumu engkau kasih bantuan, pasti dia setiap hari akan datang kemari. Merepotkan saja!", bantah istri saudagar.

Perbincangan tersebut terdengar langsung oleh sang ibu. Perempuan tua yang tak berdaya itu seketika menangis tersedak-sedak sambil mengelus dada. Beliau merasa sedih dan sangat terhina. Dadanya sesak bagai ditindih batu bata. Hatinya tersayat-sayat bagai disayat sembilu. Beliau tidak menyangka menantunya sejahat dan sekikir itu. Sungguh di luar dugaan menantunya setega itu kepadanya.

"Wahai anak-anakku, jika kalian tidak berkenan membantu aku dan menganggap aku sebagai pengemis, biarlah aku pamit meninggalkan tempat ini", ujar sang ibu di sela-sela isak tangisnya.

Kemudian sang ibu melangkahkan kakinya dengan lemah gemulai sambil membawa hati pilu dan air mata yang masih deras mengalir membasahi keriput pipinya. Kata-kata yang baru saja didengarkan sungguh telah menusuk dada dan mengiris hatinya. Beliau pulang tanpa membawa sehelai apapun dari anak dan menantunya, kecuali rasa sakit. Di dalam hatinya beliau berjanji tidak akan pernah meminta bantuan lagi kepada mereka.

Selang beberapa kurun waktu kemudian. Saudagar kaya raya itu melanjutkan perdangangannya dengan membawa barang dagangan menuju kota lain. Jarak antara tempat tinggal dan kota tersebut cukup jauh, ia harus melewati padang pasir yang begitu sepi. Sambil membawa kereta kuda dengan seluruh barang muatan ia melakukan perjalanan.

Di tengah-tengah perjalanannya, di sebuah padang pasir yang begitu sepi. Saudagar itu dihadang oleh segerombolan perampok. Seluruh barang dagangan dirampas termasuk kuda-kuda tunggangannya. Ia mencoba melakukan perlawanan namun ia tidak berdaya di depan para kawanan perampok. Sadisnya, sebab ia mencoba melawan kedua tangannya dipotong dan dikalungkan di lehernya. Kemudian saudagar itu ditinggal begitu saja dengan membawa hasil rampokan.

Beberapa waktu kemudian, ada kafilah (gerombolan pengendara unta) yang kebetulan melintas lewat jalur itu. Mereka menemukan saudagar terkapar penuh darah pingsan dalam keadaan mengenaskan. Kondisi penuh darah, tangan terpotong, dan digantungkan pada leher. Dan beruntungnya lagi mereka sangat kenal dengan saudagar yang terkapar tersebut.

Para kafilah pun segera menolong dan membawa ke tempat seorang tabib (dokter) yang tidak jauh dari tempat kejadian. Sambil menunggu perawatan dari tabib, salah seorang diantara mereka pergi untuk menyampaikan kabar kepada keluarga dan istri saudagar.

Tidak lama kemudian sang istri datang ke tempat suami dirawat. Sementara sang suami telah sadar dari pingsannya.

"Ohh.. Suamiku, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa dua tangan engkau terpotong seperti ini?", sang istri merangkul saudagar sambil menangis tersedu-sedu.

"Wahai istriku, tenanglah, mungkin ini adalah balasan atas perbuatanku", keluh si saudagar kepada istrinya.

"Lalu dosa apakah kiranya yang telah engkau perbuat wahai suamiku?", sang istri sangat penasaran.

Perbincangan terhenti dan tiba-tiba saudagar itu menangis mengingat atas apa yang telah ia perbuat kepada ibunda tercintanya. "Wahai istriku, ketahuilah. Seandainya dua tangan ini aku pakai untuk menyalurkan sebagian rejeki yang kita miliki kepada ibu, walaupun hanya satu dirham. Mungkin dua tangan ini tidak akan terpotong seperti ini", saudagar kembali mengeluh.

Mendengar keluhan sang suami seperti itu, perempuan kikir dan sombong tersentak hatinya bagai disambar petir. Ia sadar bahwa selama ini sikapnya selama ini telah menghalangi niat baik suaminya kepada mertuanya. Tiada lain kecuali ingin berbakti kepada orang tua tetapi ia menjadi penghalang atas ibadah suami tercintanya.

Sang istri segera meminta bantuan kepada salah seorang kafilah yang telah menolong suaminya untuk menjemput mertuanya di tempat kediaman. Maka dijemputlah sang ibu menuju hadapan suami tercintanya.

Sama seperti ketika si istri pertama kali melihat kondisi sang suami. Kini giliran sang ibu, isak tangis semakin mengharukan karena kaget melihat kondisi anak yang terlahir dari rahimnya kini buntung tanpa kedua tangan.

"Wahai anakku, apa yang terjadi dengan tanganmu, kenapa jadi seperti ini?", tanya ibu menangis sambil mengusap kepala anak tercintanya yang terbaring tanpa kedua tangan. Air mata ibu semakin deras mengalir hingga tidak sadar menetes pada pipi anaknya.

"Ibu, ibu, ibu, maafkanlah anakmu yang durhaka ini, maafkanlah anakmu yang penuh dosa ini", ujar saudagar menangis sambil memeluk ibunda tercinta menyesali perbuatannya selama ini.

"Aku tidak tega melihat keadaanmu seperti ini nak. Apakah engkau disiksa? Aku tidak akan merelakan perbuatan orang yang telah menganiaya dirimu", ungkap sang ibu dengan penuh cinta dan kasih sayang.

"Ohh ibu, sesungguhnya apa yang terjadi dan menimpa diriku ini adalah karena perbuatanku sendiri. Selama ini aku telah mengecewakan bahkan menyakiti hati ibu. Kiranya ini adalah balasan bagiku. Ibu, sekali lagi maafkanlah anakmu yang durhaka ini. Tiada yang lebih aku harapkan kecuali maaf dari engkau wahai ibu", ungkap saudagar dengan penuh penyesalan.

"Anakku, ketahuilah. Sesungguhnya aku telah memaafkanmu, aku telah mengikhlaskan segala kesalahan kalian. Karena tiada manusia hidup di dunia luput dari kesalahan. Semoga Allah juga meridhoi. Semoga Allah mempermudah segala ujian dan cobaan yang kalian hadapi", dengan penuh kelembutan sang ibu memaafkan serta dengan tulus ikhlas ibu mendoakan.

Suasana menjadi sangat mengharukan, orang-orang di sekitar yang sempat menyaksikan perbincangan antara anak dan ibu terenyuh dalam suasana itu. Ternyata begitu dalam penyesalan anak dan begitu besar hati serta jiwa sang ibu.

Malam itu mereka menginap di tempat tabib, mereka semua tertidur, malam lewat terasa begitu singkat dan cepat. Ke esokan harinya, di pagi hari yang cerah. Tiba-tiba terjadi sebuah keajaiban yang sungguh luar biasa, tiada satupun orang mengira hal ini bisa terjadi. Semua mata terbelalak melihat dua tangan yang terpotong kini tersambung utuh tanpa bekas luka sedikitpun. Termasuk saudagar itu sendiri kaget dan terheran-heran terhadap keajaiban yang dialaminya.

Hikmah Yang Dapat Dipetik Dari Kisah Di Atas


Demikianlah keajaiban doa ibu, ucapannya adalah keramat, permohonannya adalah karomah. Ketika hati ibu tersakiti, kesedihannya menjadi sebuah kutukan. Ketika hati ibu ridho, keihklasannya menjadi anugerah.

Sekali lagi kisah di atas merupakan kisah nyata dan bukan rekayasa. Kisah tentang doa ibu menyelamatkan dua tangan anaknya yang terpotong ini terjadi kala zaman shahabat khufaur rasyidin syaidina Umar bin Khattab ra.

Jika kalian tidak percaya dan menganggap ibu tidak memiliki keistimewaan dalam doa-doanya, silahkan kalian bentak sosok ibu lalu tunggu petaka pasti akan menghantam.

Lalu kenapa doa ibu begitu manjur? Mengapa setiap kemurkaan ibu menjadi sebuah kutukan? Kenapa doa ibu menjadi sebuah anugerah yang mampu menyelamatkan kita? Temukan jawabannya pada tautan berikut → Inilah Alasan Kenapa Doa Ibu Menjadi Keramat ←. Pada tautan tersebut telah dijelaskan alasan-alasan juga keistimewaan doa ibu.

Diantara kita pasti pernah mengecewakan hati ibu. Oleh karenanya, mumpung sang ibu masih dapat kita jumpai di dunia ini, mari kita segera meminta maaf tunduk di pangkuan ibu.

Dan bagi ibu yang telah tiada, mari kita doakan bersama. Karena tiada lain yang diharapkan beliau kecuali doa dari anak-anaknya. Keadaan manusia di alam kubur bagaikan tenggelam di dalam lautan. Kebayang kan bagaimana rasanya ketika kita tenggelam di dalam air? Doa kitalah yang mampu menyelamatkannya. Semoga dosa-dosa ibu diampuni Allah sebagaimana ibu telah merawat kita sejak kecil. Semoga kelak kita bisa merasakan kembali lembutnya belaian kasih sayang ibu. Amin....

Inilah Alasan Kenapa Doa Ibu Menjadi Keramat Yang Selalu Dikabulkan

2/11/2017 Add Comment
Alasan mengapa doa ibu menjadi sebuah keramat tentu merupakan hal yang wajib kita ketahui oleh anak dan juga ibu maupun calon ibu. Sebagai anak supaya kita lebih berhati-hati menjaga perasaan hati ibu dan juga menjadi motivasi supaya kita lebih berbakti kepada ibu. Sedangkan sebagai ibu ataupun calon ibu supaya kita lebih hati-hati mengontrol setiap kata-kata atau ucapan yang akan kita lontarkan kepada sang anak tercinta. Tidak lain semua itu karena ucapan seorang ibu adalah doa, dan doa ibu adalah keramat. Dan kedahsyatan doa ibu telah terbukti dengan keajaiban-keajaiban yang terjadi di dunia ini. Baik semasa zaman para nabi maupun zaman modern seperti sekarang.

Keramat bisa disebut juga sebagai karomah, artinya doa ibu selalu dikabulkan Allah SWT. Doa ibu memiliki karomah atau sebuah keistimewaan yang dikaruniakan oleh Allah SWT dan tidak semu orang memilikinya. Doa ibu kepada anaknya menjadi karomah sebab kemustajabannya (dapat dikabulkan) setingkat dengan doa para Nabi kepada umatnya. Hal ini diterangkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ad-Dailami, yang artinya;

"Doa orang tua yang ditujukan untuk anak-anaknya itu seperti doa Nabi kepada para umatnya". (H.R. Ad-Dailami)

Ibu adalah orang tua kita, tanpa adanya ibu manusia tidak akan terlahir ke dunia merasakan indahnya kasih sayang dari ibu. Sebagaimana hadits di atas menjelaskan bahwa doa ibu sederajat dengan doa Nabi, maka haruslah kita yakini agar kita senantiasa mendapat doa-doanya. Untuk itu mari kita selalu berbakti kepada orang tua terutama ibu.

Dalam sebuah hadits lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW menyebut kata "IBU" sebanyak tiga kali baru kemudian menyebut kata "AYAH" satu kali. Dan tanpa mengesampingkan peran juga jasa sang ayah. Hal ini mengisyaratkan bahwa peran ibu terhadap anak-anaknya lebih tinggi meskipun ayah juga berjasa kepada anaknya.

Hadits Keutamaan Ibu

Alasan Kenapa Doa Ibu Pasti Dikabulkan


Kenapa di dunia ibu adalah manusia keramat? Mengapa ibu lebih mulia dibanding ayah? Dan apa kiranya yang menjadi alasan penyebab sehingga doa-doa ibu tersimpan kekeramatan? Inilah jawabannya:

Pertama ; Kasih Sayang Ibu Tidak Pernah Terputus

Ibu adalah sosok perempuan yang sangat luar biasa. Hal ini terbukti akan kasih sayang ibu yang tidak pernah terputus, mulai dari kita lahir hingga menjadi dewasa seperti sekarang. Dengan tangannya yang lembut ibu senantiasa merawat dan mendampingi kita. Beliau mengajari agar kita bisa berbicara, menuntun disaat kita belajar merangkak untuk berdiri, beliau yang membangunkan kita saat kita terjatuh, dan kala kita terbangun menangis tengah malam siapa lagi kalau bukan ibu yang dengan tulus ikhlas menghapus air mata kita.

Cinta dan kasih sayang ibu tidak kenal pupus, tidak punya batas dan waktu. Seringkali kita melakukan perbuatan yang sangat menjengkelkan bagi ibu, setiap saat ibu memberi nasihat tetapi tetap saja kita tidak berubah. Walaupun seperti itu, sedikitpun ibu tidak pernah dendam kepada kita.

Ibunda juga sangat sensitif memahami perubahan kejiwaan anaknya ketika memasuki masa puber. Dimana gejolak egoisme dan emosi mulai sulit terkendali. Masa-masa kita ingin mulai mencari jati diri sendiri. Mulai sering membantah dan bertingkah yang cenderung menyakiti hati ibu. Namun ibunda tercinta senantiasa membimbing dan tidak pernah sedikitpun merasa bosan untuk terus menasehati kita agar menjadi orang sukses, berguna, dan bermanfaat. Oleh karena itulah, sosok ibu dimuliakan oleh Allah SWT dengan memberikan karomah berupa doa yang selalu dikabulkan.

Kedua ; Ibu Berjuang Dari Kandungan Hingga Terlahir

Sembilan bulan mengandung lalu melahirkan kita ke dunia. Tidak berhenti sampai disitu, setelah lahir ibu menyusui serta merawat kita hingga tumbuh dewasa. Inilah yang menjadikan alasan di dalam doa ibu terkandung karomah.

Bayangkan saja, selama sembilan bulan ibu mengandung. Selama itu pula ibu menanggung beban di atas penderitaan. Setiap detik perut ibu kian membesar, membuat aktivitas menjadi terasa menyulitkan. Dibuat duduk pinggang terasa sakit, dibuat tidur susah, untuk bergerak pun harus ekstra hati-hati.

Dan menjelang kelahiran ibu menjerit kesakitan. Beban, penderitaan, serta serta kesusahan kini kian bertambah. Nyawa menjadi taruhan untuk mengantarkan kita melihat dunia dengan selamat. Sungguh tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata perjuangan ibunda di saat menjerit kesakitan melahirkan kita. Namun karena Allah telah memberikan fitrah di dalam diri ibu berupa cinta dan kasih sayang, maka keadaan itu tidak terlalu membuatnya menderita. Cinta dan kasih sayang ibu mengalahkan penderitaan tersebut.

Ketiga ; Ibu Adalah Sumber Kehidupan Utama dan Pertama

Sumber pertama dan paling utama kehidupan kita adalah dari ibu. Ketika kita masih berbentuk janin di dalam perut, melalui plasenta secara naluri ibu mentransferkan zat makanan ke dalam tubuh kita. Bayi yang berada dalam kandungan kehidupannya sangat bergantung kepada ibu. Kondisi ibu sangat mempengaruhi kesehatan bayi. Ketika kesehatan ibu menurun dan kekurangan gizi, maka keadaan janin pun ikut tidak sehat.

Tidak ada ibu maka tidak ada kita. Walaupun ayah juga ikut berperan penting terhadap keberadaan kita. Namun ibulah yang mengandung dan melahirkan.

Menjelang persalinan sang ibu tetap menyempatkan memberi nutrisi kepada kita. Dan setelah kita lahir, tiada asupan makanan kecuali dari air susu ibu. Selama dua tahun, ibu memberikan ASI dengan penuh cinta dan kasih sayang tanpa sedikitpun mengharap pembalasan, kecuali agar kita bisa tumbuh berkembang dengan sehat. Demikianlah maka Allah memberi karomah kepada ibu sehingga doa-doanya maqbul.

Keempat ; Ibu Orang Pertama Mengenalkan Dunia

Ibu adalah orang pertama yang memperkenalkan dunia. Tidak terbayangkan, bagaimana seandainya setelah kita lahir kemudian dibuang ke hutan kemudian dipelihara oleh orang utan. Sudah pasti kita tidak akan mampu menjadi manusia yang beradap dan berbudi pekerti. Akan tetapi karena kita dipelihara oleh sesosok ibu yang mulia, maka kita bisa mengenal dunia dan menjadi manusia yang berakhlakul karimah.

Ibu orang pertama mengenalkan dunia kepada kita. Sejak bayi lahir satu detik, satu jam, satu haru, seminggu, dan sebulan begitu seterusnya. Beliau tidak pernah bosan mengajari tentang kehidupan. Dengan sabar beliau mengenalkan putih, hitam, dan kuning serta merah. Dengan telaten, beliau mengajari kita supaya bisa tersenyum kemudian berbicara. Dari sentuhan lembutnya beliau membimbing sehingga kita mampu merangkak dan berjalan. Ibu adalah guru pertama sekaligus pahlawan tanpa tanda jasa.

Ibu juga megarahkan bagaimana cara buang air kecil, buang air besar, mandi kemudian bersuci. Dari ibunda tercintalah sehingga kita bisa mengenakan pakaian, dan dari beliaulah kita bisa menyebut nama sendiri kemudian nama ibu dan ayah kita. Inilah kenapa ibu disebut sebagai orang pertama yang mengenalkan dunia dan kenapa ibu memiliki doa karomah.

Bahkan kebaikan suatu negara atau bangsa itu tergantung pada seorang perempuan yakni ibunda. Karena para generasi penerus bangsa terlahir dari rahim perempuan. Derajat ayah memang lebih tinggi dari ibu, namun kemuliaan ibu jauh lebih utama dari pada ayah.

Demikian alasan kenapa doa ibu menjadi keramat yang wajib diketahui sebagai motivasi juga cambuk supaya kita lebih berbakti kepada ibunda tercinta. Barangkali dengan keempat alasan tersebutlah yang menjadi kekuatan doa ibu menembus langit dan menggetarkan 'arsy Allah SWT.

Jangan sampai dari bibir ibu terlontar kata-kata yang tidak kita harapkan. Sebab setiap perkataan ibu pasti menjadi kenyataan. Hal itu terbukti sebagaimana → Kisah Seorang Ahli Ibadah Celaka Akibat Doa Ibu ←. Barangkali kisah tersebut bisa menjadi bukti kedahsyatan doa ibu. Seorang ahli ibadah saja bisa celaka karena ucapan ibu, apa lagi orang biasa yang senantiasa membangkang ibunya.

Semoga seusai membaca artikel ini kita sebagai anak lebih berbakti dan menjaga perasaan ibu, sebagai seorang ibu supaya kita lebih berhati-hati menjaga ucapan yang keluar untuk anak-anak tercinta kita.

Kisah Seorang Ahli Ibadah Yang Celaka Akibat Doa Sang Ibu

2/10/2017 Add Comment
Allah SWT telah memerintahkan kepada kita sebagai hamba-Nya untuk senantiasa berbakti kepada orang tua, terutama kepada ibu yang telah melahirkan kita ke dunia fana ini. Sebab orang tua khususnya ibu memiliki karomah, sebuah kemuliaan dan keistimewaan yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang terpilih. Segala do'a ibu akan dikabulkan dan kutukannya akan menjadi kenyataan, segala ucapan ibu menjadi keramat.

Tidak heran jika dalam kehidupannya banyak orang yang selalu mengalami ujian yang tidak disangka-sangka. Mulai dari pekerjaan yang tidak kunjung ada hasil memuaskan, kehidupan rumah tangga selalu berantakan, bahkan dalam keadaan sakarotul maut pun tetap ditimpa ujian. Keadaan demikian tidak lain kemungkinan besar adalah ia pernah menyakiti hati atau bahkan durhaka kepada ibunya.

Tidakkah kita takut jika kehidupan yang kita jalani selalu berbuah kesengsaraan dan penderitaan karena durhaka kepada sang ibu? Bukankah kita sebagai manusia yang hidup sementara di dunia ini selalu mengharap kehidupan yang bahagia dan sejahtera? Bukankah kelak kita di akhirat berharap selamat dari kejamnya siksa neraka? Untuk itu hormatilah, sayangilah, dan berbaktilah kepada orang tua terutama kepada ibu.

Q.S. Imran Ayat 14-15

Pada dalil al-Qur'an di atas, Allah telah memberi perintah kepada kita untuk berbakti kepada ibu dan bapak, menekankan kepada kita untuk lebih berbakti kepada ibu sebab beliaulah yang telah susah payah mengandung, menyusui, dan merawat kita hingga tumbuh dewasa. Apabila mereka memaksa kita supaya berpaling kepada Allah, maka kita boleh menolak namun dengan sikap yang baik dan tetap menyayangi mereka.

Di dalam sebuah hadits juga diterangkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersaba; "Doa kedua orangtua kepada anak-anaknya bagaikan doa para nabi kepada umat-umatnya"

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tersebut, ada sebuah kisah yang sangat mengejutkan, dimana seorang ahli ibadah yang senantiasa tunduk patuh dan taat kepada Allah menjadi celaka akibat doa dari sang ibu. Kisah ini diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim yang bersumber dari Abu Hurairah R.A., bahwa Rasulullah pernah bercerita kepada umatnya tentang pemuda ahli ibadah yang celaka karena tidak menjawab panggilan dari ibunya.

Pemuda ahli ibadah tersebut bernama Juraij Al-Abid. Pemuda tersebut hidup sebelum zaman Rasulullah SAW. Ia adalah seorang rahib ( ahli ibadah ) yang tinggal di sebuah biara ( tempat ibadah ) yang cukup sederhana. Sesekali banyak juga para penggembala yang singgah untuk berteduh di biara tersebut. Berikut kisah Juraij Al-Abid si ahli ibadah yang celaka akibat doa sang ibu.

Suatu ketika Juraij sedang melaksanakan ibadah shalat sunnah, tiba-tiba sang ibu yang penuh kasih sayang mencari dan memanggil namanya "Juraij, wahai juraij anakku".

Seketika itu Juraij menjadi bingung, ia sangat khusuk menunaikan shalat sunnahnya sementara sang ibu memangil-manggil namanya, dalam hatinya berkata "Wahai Tuhan ku, apakah yang harus aku lakukan, ibuku memanggil ku sedangkan aku sedang menghadap-Mu".

Kemudian ia memantapkan hati untuk terus melanjutkan shalat sunnahnya dan tidak mempedulikan panggilan ibunya. Setelah sesaat suasana sunyi, tiba-tiba terdengar suara sang ibu memanggilnya kembali, "Wahai Juaraij kenapa engkau diam saja ketika ibu memanggil? engkau sedang di mana dan melakukan apa?".

Dalam benak hati Juraij sebenarnya ingin sekali menyahuti panggilan ibunda tercintanya. Akan tetapi shalat yang ia kerjakan nanggung jika tidak diselesaikan. Akhirnya ia pun tetap meneruskan shalat.

Terdengar kembali suara sang ibu memanggil nama Juraij. Kali ini suara panggilan lebih keras dari sebelumnya. Ibunya benar-benar sangat marah dan murka. Tidak biasanya Juraij seperti ini, karena sekali sang ibu memanggil pasti Juraij datang menghampiri. Sehingga timbul lah perasaan tidak baik pada sang ibu, "Mengapa Juraij sekarang durhaka kepada ku?".

Akhirnya pada puncak kemurkaan dan kemarahannya, tiba-tiba sang ibu melontarkan kalimat kutukan yang keluar dari bibirnya, "Ohh Juraij, aku berdoa semoga Allah tidak menjemput ajalmu sebelum engkau menerima fitnah dan melihat tampang seorang pelacur". Setelah kutukan tersebut dilontarkan, sang ibu kembali pulang dengan amarah kemurkaan. Sedangkan Juraij masih duduk sesuai shalat sambil merenungi kata-kata yang sempat didengarkannya.

Singkat cerita, datanglah seorang wanita menghadap raja sambil membawa bayi yang digendongnya. Dia lah sebenarnya si pelacur yang ada dalam kutukan sang ibu.

"Wahai paduka raja, aku ingin mengadu kepada engkau wahai rajaku! Aku telah melahirkan seorang anak namun ayah dari anak ini tidak mau bertanggungjawab, aku ingin engkau memberi keadilan kepadaku wahai rajaku", tutur si wanita kepada raja.

"Siapakah ayah dari anak yang tak berdosa ini?" tanya raja kepada si wanita.

"Dia adalah Juraij" jawab si wanita.

"Apakah Juraij Al-Abid si ahli ibadah itu?" raja ingin meyakinkan.

"Benar! wahai rajaku" tegas si wanita.

Mendengar pernyataan wanita itu, wajah sang raja mendadak berubah menjadi merah karena murka. Segera sang raja memberi perintah kepada penggawa untuk menangkap dan membawa Juraij ke istana.

Rakyat pun menjadi gaduh. Juraij yang dikenal sebagai lelaki yang taat beribadah dan memiliki biara sendiri, tiba-tiba ditangkap dengan tuduhan yang tidak pernah diduga. Mengapa Juraij tega dan sehina itu? Apakah benar demikian itu dilakukan oleh Juraij yang rajin beribadah kepada Tuhannya?

Setiap orang melihat ingin segera mencari tahu, akan tetapi penggawai istana tidak memberi penjelasan kepada orang yang bertanya-tanya tersebut. Mereka pun mengikutinya dari belakang. Semakin banyak orang yang penasaran, semakin panjang iringan-iringan gerombolan orang yang mengikuti. Mereka ingin segera tahu kepastian yang sebenarnya alasan kenapa Juraij diborgol dan dibawa ke istana.

Walaupun demikian, sedikitpun Juraij tidak kelihatan panik, ia tetap tenang dan biasa-biasa saja menghadapi kenyataan tersebut. Bahkan ia tetap tersenyum kepada orang-orang yang kebetulan berpapasan dengannya di tengah jalan. Sikap tenangnya ini tentu karena ia merasa tidak bersalah dan merasa sedikitpun tidak memiliki masalah dengan raja. Dengan penampilan dan sikap tenang Juraij, justru semakin menambah gerombolan orang yang penasaran mengikuti dari belakang.

Di waktu yang sama ketika Juraij dibawa menuju istana, para pejabat bersama penggawa istana mendatangi biara kemudian merobohkan dan menghancurkannya hingga rata dengan tanah.

Ketika tiba di istana, tanpa basa basi raja berkata kepada Juraij, "Juraij! Selama ini engkau dikenal oleh sebagian besar rakyatku sebagai seorang yang ahli beribadah, tetapi ternyata perbuatanmu tidak sesuai dengan amalan ibadahmu, engkau telah mengecewakan banyak orang termasuk diriku".

"Wahai rajaku, aku tidak mengerti tentang apa yang paduka maksudkan", tanya Juraij.

"Sungguh memalukan! Seorang wanita membawa bayi telah datang kepadaku dan mengadukan bahwa bayi tersebut terlahir karena berzina denganmu. Benarkah itu?" raja menjelaskan.

Juraij sangat kaget, tetapi ia tetap bisa mengendalikan diri dan menguasai keadaan. "Wahai raja, perkenankan aku untuk bertemu dengan wanita dan bayi itu", mohon Juraij.

Kemudian raja memanggil dan mempertemukan wanita itu di hadapan Juraij.

"Benarkah engkau telah mengadu kepada raja bahwa bayi itu terlahir karena hubungan antara kita?" tanya Juraij kepada si wanita.

"Ya, benar!" jawab wanita dengan tegas.

Suasana pun menjadi semakin gemuruh menyoraki Juraij si lelaki ahli ibadah tetapi melakukan perbuatan tidak terpuji.

Namun Juraij tidak mempedulikan suasana, ia tetap tenang dan tidak kehabisan akal. Ia harus bisa membuktikan kebenaran di hadapan raja dan rakyat yang turut hadir di istana. Selanjutnya ia bertanya kepada si wanita, " Di manakah bayi itu sekarang? Bawalah kemari, aku ingin bertanya kepada bayi itu".

Bayi wanita itu pun di bawa ke hadapan Juraij yang dikerumuni orang banyak. Kemudian Juraij menghampiri bayi yang tidak berdosa itu, seraya berujar kepada semua orang yang hadir di istana kerajaan. "Mari kita tanya kepada bayi yang suci ini, ia adalah saksi jujur, pengakuannya akan membenarkan dan meluruskan masalah ini".

"Wahai anak manis, aku bertanya kepadamu. Siapakah sebenarnya ayah kandungmu? Jawablah pertanyaan ku dengan jujur supaya semua orang tahu", tanya Juraij kepada si bayi.

Orang-orang pun semakin bingung, bagaimana bayi yang baru terlahir bisa berbicara apalagi memberi jawaban dari sebuah pertanyaan yang tidak seharusnya diberikan kepada bayi. Apakah si Juraij kini gila karena dihadapkan dengan permasalahan ini.

"Ayahku adalah seorang penggembala sapi", kata si bayi tiba-tiba bisa berbicara. Semua orang heran dan terkagum-kagum mendengarkan dan menyaksikan keajaiban di hadapannya itu. Sungguh kejadian tersebut merupakan tanda akan kebesaran Allah SWT.

"Wahai paduka raja dan seluruh yang hadir di sini, kita telah melihat dan mendengarkan pernyataan serta pengakuan dari bayi ini sendiri. Siapakah sebenarnya ayah kandungnya. Dan jelas bahwa bukan aku ayah yang diharapkan. Ini artinya wanita yang telah mengadu kepada raja telah membuat kebohongan dan fitnah yang begitu besar", pernyataan Juraij.

Suasana kembali menjadi begitu hening. Semua orang sangat terkejut dan heran karena sebuah keajaiban yang telah mereka saksikan. Mereka percaya bahwa Juraij tidak bersalah, ia tetaplah si ahli ibadah yang di fitnah. Si wanita pembuat fitnah pun langsung di bawa ke penjara.

Sementara itu sang raja berkata kepada Juraij, "Wahai Juraij ketahuilah, sesungguhnya biaramu telah aku hancurkan. Tetapi engkau jangan khawatir, sebagai permintaan maaf dan penebus kesalahan ku, aku beserta para penggawa ku akan segera membangun biara itu kembali. Bila perlu akan aku bangun kembali dengan bahan serba emas".

"Terima kasih paduka raja. Aku rasa itu tidak perlu. Biarlah biara itu rata dengan tanah atau kembali seperti sedia kala", jawab Juraij.

Pada kesempatan lain, raja bersama para penggawanya membangun kembali biara milik Juraij. Akhirnya biara itupun kembali seperti semula.

"Wahai Juraij Al-Abid, aku melihat engkau begitu tenang dan selalu tersenyum ketika diadili di tengah kerumunan orang banyak. Tidak ada sedikitpun raut wajahmu menandakan ketakutan. Apa yang menyebabkan engkau mampu bersikap demikian?", sang raja bertanya.

"Karena aku yakin tidak bersalah wahai paduka raja. Lagi pula peristiwa tersebut sudah aku duga sebelumnya, bahwa peristiwa itu pasti datang dalam kehidupan ku sebelum aku mati", jawab Juraij sambil menceritakan pengalaman ketika ia sedang shalat sunnah dan tidak menjawab panggilan ibunya. Hingga akhirnya, ibunda tercinta mengutuknya.

Kisah di atas dapat kita jadikan sebagai pelajaran berharga. Bahwa sesungguhnya ibu memiliki keramat, doa seorang ibu mengandung karomah, setiap ucapan yang keluar dari mulut sang ibu merupakan doa dan pasti akan dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, hendaknya kita sebagai anak harus selalu berbakti kepada ibu, ibu, ibu, kemudian ayah. Jangan sampai mengecewakan atau menyakiti hati mulia sang ibu, apalagi sampai mengutuk kita.

Ketahuilah bahwa perkataan seorang ibu di kala murka merupakan kutukan, terbukti dengan kisah cerita di atas. Namun sebaliknya, permohonan seorang ibu di kala beliau ridho merupakan anugerah yang mampu memberikan keajaiban yang tidak terduga.

Anugerah doa ibu menjadi sebuah keajaiban telah ada sejak zaman khalifah Umar bin Khattab. Sebagaimana di kisahkan dalam tautan berikut → Kisah Doa Ibu Menyelamatkan Dua Tangan Yang Terpotong ←. Kembalinya kedua tangan seperti semula yang awalnya terputus akibat dipotong oleh sekawanan perampok, tiada lain adalah karena ridlonya seorang ibu. Simak selengkapnya pada tautan tersebut. Banyak hikmah yang dapat kita petik dari kisah tersebut.

Tips Sederhana Menjaga dan Memaksimalkan Performa Android

2/04/2017 1 Comment
Siapa yang tidak dengan android? Sistem operasi yang satu ini sudah terkenal di dunia. Hal ini terbukti dengan banyaknya manusia yang bergantung pada penggunaan perangkat canggih ini. Hampir setiap tangan orang di seluruh dunia tidak lepas dari ponsel atau smartphone android. Tidak lain semua itu disebabkan karena kecanggihan Android sebagai perangkat teknologi dan komunikasi yang sangat mudah digunakan.

Namun sebagai penggunak kita harus sadar bahwa Android termasuk barang elektronik yang bisa cepat rusak kapan. Performa serta awet atau rapuhnya barang elektronik itu tergantung pada penggunanya. Banyak orang belum paham akan hal ini, sehingga Android yang dimilikinya tidak terjaga dengan baik bahkan menurunnya performa atau kinerja android dianggapnya telah rusak, padahal belum tentu rusak.

Perform Android

Tips Memaksimalkan Performa Android


Nah pada kesempatan ini saya akan berbagi tips sederhana untuk menjaga dan memaksimalkan performa Android. Sesuai dengan judul di atas, artinya Android teman-teman tetap terjaga kinerja dan ke awetannya tanpa bantuan pihak ketiga. Berikut adalah hal sederhana guna memaksimalkan performa android yang dapat kalian lakukan langsung dari sistem operasi android yang kalian miliki.

1. Optimalkan Dalam Penggunaan Baterai

Memiliki baterai dengan daya tahan lama tentu menjadi harapan setiap pengguna android, sebab selain bisa berlama-lama asyik menggunakan android tanpa sering ngecas, daya tahan baterai juga kerap menjadi faktor dan bagian pendukung performa smartphone android kesayangan kita. Namun sayangnya tidak semuanya produk ponsel smartphone disuguhi baterai berkapasitas besar.

Namun untuk mengatasi smartphone dengan baterai berkapasitas kecil, kita bisa mengantisipasinya dengan memanfaatkan fitur penghemat daya yang sudah di sediakan di dalam sistem android kita. Fitur ini mungkin tidak tersedia di smartphone lawas, namun banyak kok aplikasi penghemat daya baterai yang bisa kita install. Meskipun perubahannya tidak begitu terlihat, paling tidak dengan memanfaatkan fitur penghemat daya ini tidak cepat kehabisan baterai.

Terus bagaimana cara mengaktifkan fitur penghemat daya? Silahkan menuju menu pengaturan > cari dan pilih hemat daya > kemudian pilih aktifkan / optimalkan. Jika fitur ini tidak kalian temukan di ponsel android kalian itu artinya kalian perlu bantuan pihak ketiga yakni dengan memasang aplikasi penghemat daya baterai.

2. Aktifkan Penghemat Data Kuota Internet

Perkembangan dunia internet semakin maju, terbukti dengan munculnya berbagai konten internet baru. Beragam konten baru tersebut memaksa konsumsi kuota data internet semakin membesar. Inilah sebabnya kadang di saat kita mengakses internet loadingnya sangat lambat padahal koneksi internet sudah stabil.

Untuk mengakses sebuah konten di internet selain butuh data internet kita juga butuh mesin penjelajah, biasanya kita menggunakan perangkat lunak atau software browser, baik itu google chrome, opera browser, ataupun UC browser. Lalu tahukah teman-teman bahwa setiap browser pasti memiliki fitur penghemat data? Fitur ini berfungsi untuk menghemat data atau mengurangi konsumsi pemakaian data internet pada konten yang kita akses.

Lalu bagaimana cara mengaktifkannya? Buka peramban browser yang kalian gunakan > pilih pengaturan > cari penghemat data > kemudian aktifkan fitur tersebut dengan cara menggeser atau centang ikon sehingga menunjukkan status 'Aktif'.

3. Hindari Penggunaan Aplikasi Berlebihan

Maksudnya jangan membuka aplikasi secara bersamaan terlalu banyak, sebab penggunaan aplikasi yang berlebihan pada saat itu juga prosessor akan bekerja ekstra keras, selain itu kapasitas RAM sebagai tempat penyimpanan data aplikasi yang sedang berjalan akan semakin sempit. Kerja ekstra dan RAM sempit akan menyebabkan performa android semakin melambat (lemot). Jika ini tidak segera dihindari, apalagi kondisi sistem android sudah lemah, kemungkinan besar android akan hang, hal ini tentu kian memperburuk kondisi android kesayangan kita.

Banyangkan saja kita mengangkat suatu beban terlalu berat, pastinya kondisi kita akan cepat lelah. Ditambah lagi jika otak kita terbebani pikiran yang tidak menentu, tidak menutup kemungkinan seters ujungnya.

Sama halnya di android kita, prosessor yang dipaksa beroperasi akan menyebabkan baterai cepat panas. RAM yang terlalu penuh akan mengakibatkan sistem nge-lag, hang, atau macet.

Lalu bagaimana cara menghindari penggunaan aplikasi secara berlebihan? Setiap selesai membuka aplikasi tutuplah dengan sempurna, jangan langsung menekan tombol home sebab aplikasi tadi akan tetap berjalan di background / di belakang layar utama.

4. Hapus Cache dan Restart Ponsel Secara Berkala

Cache merupakan data aplikasi yang tersimpan sementara setelah kita menjalankan aplikasi. Cache memang berguna untuk mempercepat menjalankan aplikasi kembali, namun cache yang terlalu lama tertimbun akan menjadi sampah.

Mengingat hal tersebut, bersihkan cache secara rutin dan jangan lupa restart ponsel android secara berkala. Hal ini bertujuan untuk meringankan operasi sistem dan juga menyegarkan kembali performa android.

5. Rajinlah Memahami Komponen Perangkat Android

Ada pepatah bilang tak kenal maka tak sayang. Untuk itu kenali android yang hampir setiap hari kalian gunakan, jangan hanya memanfaatkan untuk kepentingan pribadi saja. Ketika kalian menyayangi pasangan, tentu hal apapun pasti kalian lakukan. Jika kalian sayang dengan ponsel android kalian tentu kalian juga akan berusaha melakukan apapun, termasuk mempelajari dan memahami komponen perangkat android. Sebab jika sudah paham komponen perangkat android sudah tentu kalian lebih maksimal menjaga performa serta kualitasnya.

Baca Juga:
Penyebab dan Cara Mengatasi Android Tanpa Ribet

Penyebab Dan Cara Mengatasi Android Lemot Tanpa Ribet

2/02/2017 1 Comment
Ketika kalian memiliki android baru tentu tidak ada kata lemot kerena performa masih sangat setabil, namanya juga android baru, apalagi membelinya dengan harga yang tidak murah, tentunya spesifikasi android tersebut sangat bagus dan berkualitas. Namun jangan kaget jika suatu saat kalian mulai mengeluh akan semakin melambatnya performa android yang kalian rasakan. Hingga akhirnya kalian mulai bertanya kenapa android saya mulai lemot padahal secara spesifik dan kualitasnya kan sangat bagus, memori penyimpanan baik internal maupun ekseternalnya sangat besar, RAM-nya juga lebih dari 1 GB, terlebih prosesornya sudah tipe terbaik. Tetapi kenapa masih lelet alias lemot? Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut silahkan baca artikel ini sampai habis. Semoga artikel yang saya tulis ini bisa membantu teman-teman mengatasi performa android yang mulai terasa melambat, dan membantu teman-teman supaya lebih pandai merawat android agar tetap awet, serta tahu bagaimana supaya performa android menjadi lebih maksimal.

Android Lemot

Pentingnya Memahami Komponen Penting Android


Performa android memang sangat ditentukan oleh beberapa komponen tersebut di atas, namun yang lebih menentukan lagi adalah penggunanya yakni kita sendiri. Percuma kita memiliki android dengan spesifikasi sangat bagus dan tentunya harganya pun sangat mahal, tetapi kita sendiri tidak paham cara menjaga serta merawatnya. Hanya bisa menggunakan tetapi tidak bisa merawat, itulah kebanyakan pengguna android pada umumnya.

Sehingga tidak heran banyak yang bergonta-ganti android, entah apa memang karena pengen eksis, gengsi tidak mengikuti perkembangan zaman, atau yang lainnya. Yang pasti salah satu faktor seringnya gonta-ganti android kemungkinan besar adalah karena ada masalah pada android yang dimilikinya tetapi tidak bisa memperbaikinya, berhubung memang berduit dan tidak mau ambil pusing akhirnya beli lagi yang baru.

Sebagai pengguna kita harus sadar bahwa android termasuk barang elektronik, dan yang namanya barang elektronik itu, performa serta keawetannya sangat ditentukan oleh si pengguna. Tidak peduli sebagus apa kualitas dan seberapa mahal harganya, jika pengguna tidak paham barang elektronik maka akan percuma. Sebaliknya jika pengguna paham seluk beluk perangkat elektronik, tidak peduli jelek kualitasnya dan murah harganya, maka pengguna akan lebih merasakan efektifitas barang elektronik yang digunakannya.

Supaya kita lebih bersahabat dengan android kesayangan kita, alangkah baiknya kita mengenal komponen utama yang mempengaruhi kinerja perangkat android. Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan komputer, perangkat android juga dibangun oleh tiga komponen penting yang sangat mempengaruhi kinerjanya dalam menjalankan aplikasi-aplikasi di dalam android. Ketiga komponen tersebut diantaranya adalah CPU / Prosessor, RAM, dan Memory.

CPU / Prosessor merupakan pusat kendali, bertugas mengontrol, memanajemen, dan melaksanakan perintah-perintah yang kita inginkan. Kemudian RAM merupakan tempat penyimpanan data sementara aplikasi-aplikasi yang kita jalankan. Sedangkan Memory merupakan tempat penyimpanan data tetap, artinya data akan tetap tersimpan meskipun android kita matikan, berbeda dengan data yang tersimpan di RAM, ketika android kita matikan maka data yang tersimpan akan hilang.

Penyebab Android Lemot dan Cara Mengatasinya


Setelah mengetahui komponen yang berpengaruh terhadap performa android, kini saatnya kita mulai meneliti dan mencari penyebab android lemot. Dengan mengetahui penyebabnya maka tahu akar permasalahannya sehingga kita lebih mudah mencari solusi untuk mengatasinya. Sebenarnya cara mengatasi android lemot itu sangat simpel dan mudah, penyebab dan cara mengatasi android lemot juga sangat sering saya jumpai di internet. Namun di sini saya akan berbagi berdasarkan pengalaman saja, karena saya juga pengguna android. Oke langsung saja kita cari permasalahannya satu per satu.

1. Terlalu banyak aplikasi yang terinstal

Penyebab android lemot yang paling umum terjadi dan tidak disadari oleh kebanyakan pengguna android adalah banyaknya aplikasi yang terinstal. Aplikasi yang terinstal akan memakan tempat penyimpanan data baik memory maupun RAM. Inilah sebabnya kadang ketika kita ingin menginstal aplikasi baru ada keterangan maaf memory sudah penuh, ini tandanya bahwa tidak ada ruang lagi untuk menempatkan aplikasi baru yang ingin kita install. Oleh karenanya, jangan terlalu banyak menginstall aplikasi tidak begitu penting supaya performa android tetap terjaga.

2. Terlalu banyak menjalankan aplikasi secara bersamaan

Ketika kita menjalankan aplikasi android maka secara bersamaan data akan tersimpan sementara di RAM, karena RAM memang berfungsi untuk menyimpan data sementara pada sebuah perangkat android yang kita miliki. Semakin banyak aplikasi kita jalankan maka semakin banyak pula data yang tersimpan di RAM, apalagi kapasitas RAM tidak sebesar memory tetap.

Kalau boleh saya ibaratkan, RAM bagaikan otak pada manusia. Jika kalian memiliki beban pikiran banyak, pasti kalian cepat pusing kan? Tidak bisa konsentrasi dan memikirkan hal-hal tidak jelas kesana kemari akhirnya stress. Sama halnya dengan RAM pada android, banyaknya aplikasi berjalan secara bersamaan akan membuat RAM penuh. Oleh sebab itu, tutup aplikasi yang sudah selesai dijalankan, jangan biarkan aplikasi yang sudah tidak di pakai tetap berjalan di background.

3. Terlalu banyak widget yang terpasang

Widget merupakan aplikasi tambahan dan pelengkap yang berfungsi untuk mempermudah pengguna dengan beberapa tampilan di layar, seperti pintasan gallery, tampilan kalender, penampakan cuaca, dan lain sebagainya. Memasang widget memang bisa dibilang sangat membantu kita, karena dengan adanya widget seakan-akan kita punya jalan pintas. Namun tahukah bahwa widget juga memakan kapasitas RAM? Ya, sebabnya adalah karena widget termasuk aplikasi android, apalagi widget tergolong aplikasi yang berjalan secara otomatis ketika android dinyalakan.

Hal ini saya halnya dengan background animasi gerak, memasang background dengan animasi gerak memang terlihat keren, menarik, dan tidak membosankan. Namun animasi gerak yang berjalan akan menyebabkan prosessor dan RAM ikut bekerja, selain itu batrei juga akan cepat habis. Maka dari itu, pasang widget yang dirasa paling berguna saja, sebaiknya gunakan bacground tanpa animasi gerak. Toh widget dan animasi gerak hanya tampil di layar utama saja, tidak akan tampak ketika kita menjalankan aplikasi utama seperti browser, game, sosmed, dll.

4. Terlalu banyak cache yang tertimbun

Cache memang memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah mencatat log data aktivitas aplikasi, terlebih aplikasi online seperti browser, media sosial, game online. Dengan adanya cache pengguna tidak perlu lama-lama menunggu jika ingin  mengakses data yang sudah pernah dibuka sebelumnya, karena data tersebut sudah tersimpan sebagai cache. Namun cache yang dibiarkan tertimbun maka akan menjadi sampah yang memenuhi penyimpanan data android kita, memory sempit tentu akan memberatkan performa / kinerja android.

Saya pernah menjumpai permasalahan seperti ini pada teman saya. Dia ingin memasang aplikasi baru tetapi gagal dengan alasan memory penuh, padahal aplikasi yang terinstall sangat sedikit. Setelah saya cek, memang benar aplikasinya sedikit namun saya merasa ada hal tidak wajar, file aplikasi yang tersimpan di memory menjadi sangat besar disebabkan oleh cache tertimbun menjadi sampah.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? Silahkan hapus cache tersebut. Biasanya saya menggunakan clean master. Aplikasi ini saya rasa sangat ampuh menghapus cache dan menjaga performa android. Silahkan unduh di play store, install, kemudian jalankan, dan bersihkan berkas sampah, lihat berapa MB sampah yang selama ini kalian biarkan.

Tips Menjaga Performa Android Tetap Bagus


Ada pepatah bilang menjaga itu lebih baik dari pada mengobati. Nah, sebelum android kesayangan kita lemot parah sampai menyebabkan kerusakan pasa sistem, alangkah baiknya kita berjaga-jaga sebelum itu terjadi. Cara menjaga performa android sangat mudah, hampir mirip dengan tersebut di atas. Berikut yang bisa kita lakukan supaya kinerja android tetap lancar:
  1. Pasang atau install aplikasi-aplikasi dibutuhkan saja, jika sudah terlanjur banyak aplikasi terpasang maka silahkan uninstall aplikasi yang dirasa tidak berguna.
  2. Biarkan data aplikasi terinstall dan tersimpan secara deafult di memory internal. Ada juga yang menyarankan supaya memindah ke memory eksteral, tetapi menurut saya lebih efektif tersimpan secara deafult di memory internal yang sudah disediakan perancangnya.
  3. Setelah selesai menjalankan aplikasi jangan lupa menutupnya kembali dengan sempurna, jangan langsung menekan tombol home.
  4. Usahakan tidak menyimpan data terlalu berlebihan apalagi di memory internal, alangkah baiknya file disimpan di perangkat lain misalnya komputer, laptop, atau flashdisk.
  5. Hapus chace secara rutin, caranya seperti yang sudah disebutkan pada poin nomor 4 di atas.
  6. Restart android secara berkala.
  7. Jika ada kerusakan lebih lanjut segera hubungi tunkang servis. :)

Demikian penyebab android lemot dan cara mengatasi android lemot sekaligus tips menjaga performa android yang bisa saya bagikan. Kesimpulannya, sebagai pengguna android kita harus benar-benar memperhatikan ke tiga komponen utama yang mempengaruhi kinerja android, yakni prosessor, RAM, dan memory penyimpanan.

Baca Juga:
Cara Flash Semua Tipe Android Samsung Dengan Mudah