Rabu, 18 Januari 2017

3 Syarat Utama Untuk Menjadi Blogger Sukses

Jika sebelumnya kamu pernah membaca informasi atau artikel tentang bagaimana cara menjadi blogger sukses, pasti kamu sangat kebingungan sebab begitu banyak informasi yang berkaitan tentang hal tersebut. Mulai dari keahlian yang harus dimiliki seorang blogger, kiat dan tips serta cara yang harus dilakukan supaya berhasil menjadi blogger sukses, hingga apa saja yang harus dihadapi supaya tetap mampu mempertahankan konsistensi menjadi blogger.

Blogger Sukses

Yah, memang begitulah informasi di internet. Informan berlomba-lomba membuat informasi dalam bentuk artikel supaya laris dikunjungi, jadi tidak heran terdapat berjuta informasi terkait yang bertebaran di internet. Sebagai pembaca maka harus pandai dan pintar menyaring kemudian mengambil makna supaya tidak bingung atau bahkan terjerumus.

Nah, di sini saya tidak bermaksud menambah kebingungan, saya hanya mencoba memberi gambaran singkat namun pastinya jelas tentang syarat utama menjadi blogger sukses, handal, hebat, dan profesional.

Memangnya mbak Amel sudah bisa jadi blogger sukses ya? kalau memang belum kok berani menulis informasi ini? bagaimana kami bisa percaya yang nulis saja belum sukses?

Saya jawab dan saya informasikan bahwa saya hanyalah blogger pemula yang ingin sukses seperti kalian. Tulisan ini tidak memiliki tujuan untuk mengajari namun lebih berniat untuk memotivasi diri sendiri dan teman-teman blogger seperjuangan dengan saya. Jadi kamu boleh percaya boleh juga tidak. Dan ingat! kemampuan setiap individu berbeda-beda, bisa jadi kamu lebih cepat sukses setelah membaca dan memahami artikel ini.

3 Syarat Utama Yang Mampu Mengantarkan Kita Menjadi Blogger Sukses


Setelah saya pikir-pikir dari begitu banyaknya keterangan supaya kita bisa sukses di dunia blogging, saya simpulkan menjadi 3 saja. Tentang keahlian desain, keahlian bahasa pemrograman web, kemampuan ramah terhadap pengunjung, dan lain sebagainya itu hanya syarat pendukung saja. Dan berikut syarat utama yang saya simpulkan.

#1. Memiliki Produk Sendiri

Bisa dibilang sebagai blogger sukses apabila sudah berhasil mengantongi uang yang bersumber dari blognya. Pendapatan tersebut bisa berasal dari orang atau perusahaan yang membayar untuk memansang iklan di blog. Akan tetapi alangkah baiknya jika memiliki produk sendiri yang bisa dijual atau menawarkan jasa seperti kursus atau servis. Dengan memiliki produk dan jasa sendiri sudah pasti penghasilan lebih maksimal, yaitu tanpa harus menunggu ada orang yang berminat memasang iklan.

Bagi teman-teman yang sudah punya produk sendiri dan pantas dijual online, atau memang memiliki keahlian (jasa) yang bisa ditawarkan. Kemungkinan besar kesuksesan menjadi blogger dapat dicapai dengan cepat.

#2. Memiliki Kemampuan Tulis Menulis

Sudah punya produk dan jasa, namun tidak tahu bagaimana cara memasarkannya. Di sinilah dibutuhkan keahlian menulis, yaitu menyampaikan apa yang bisa kita jual dan tawarkan dengan sebuah artikel. Kemampuan menulis ini dibutuhkan untuk menjelaskan sedetail mungkin dan semenarik mungkin supaya calon pembeli semakin tertarik dan berminat untuk segera membeli. Semakin pandai merangkai kata maka semakin besar kemungkinan bisa mengikat hati pembaca.

Oleh karenanya kemampuan dan keahlian menulis adalah mutlak harus dimiliki seorang blogger, baik yang ingin sukses maupun yang sekedar untuk sampingan saja. Sepandai apapun membuat produk dan seahli apapun jasa yang ditawarkan, jika tidak mampu menulis maka jangan harap bisa sukses di dunia blogging.

#3. Memiliki Tekad dan Niat Kuat

Inilah syarat utama menjadi blogger sukses yang wajib ditanamkan pada jiwa dan raga. Tanpa tekad dan niat kuat, seorang blogger tidak akan mampu bertahan ditengah-tengah persaingan. Banyak tantangan, cobaan, serta rintangan yang pasti dihadapi. Oleh karenanya, tekad dan niat kuat ini menjadi benteng pertahanan guna bertahan menghadapi cobaan sekaligus menjadi serangan untuk menerjang rintangan yang menghadang.

Mari kita tata niat dan kuatkan tekat untuk menjadi blogger sukses, walaupun susah tetapi paling tidak kita bisa saling berbagi dengan tulus dan ikhlas. Kesuksesan ngeblog tidak harus ditandai seberapa besar uang yang mampu diperoleh, tetapi ditandai juga dengan seberapa banyak orang yang tersenyum dan merasa terbantu akan informasi yang kita bagikan.

Baca Juga:
Penyebab Malas Ngeblog dan Solusi Sederhana untuk Mengatasinya

Selasa, 17 Januari 2017

Penyebab Malas Ngeblog dan Solusi Sederhana untuk Mengatasinya

Aktivitas blogging memang bisa dibilang cukup menyenangkan, terutama bagi para blogger pemula karena memang lagi semangat-semangatnya memiliki blog. Namun ada suatu waktu aktivitas ini menjadi sangat membosankan. Maka dari itu ketahuilah apa saja penyebab malas ngeblog supaya kita bisa mengantisipasinya dan tetap semangat ngeblog.

Faktor Malas Ngeblog

Pada kesempatan sebelumnya saya telah membahas kenikmatan memiliki blog sendiri, diantaranya adalah mendapat kenalan baru dari berbagai penjuru dunia, memperoleh ilmu dan pengalaman baru, dan mempunyai ladang amal ibadah yang akan terus mengalir walau kita telah tiada. Silahkan baca selengkapnya pada halaman sebelumnya jika berkenan.

Faktor / Penyebab Malas Ngeblog dan Solusi Sederhana Untuk Mengatasinya


Nah untuk kesempatan kali ini saya akan berbagi coretan tentang penyebab malas ngeblog yang mungkin akan kamu rasakan beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian. Seperti biasa artikel ini bukan hasil penelitian, tetapi berdasarkan pengalaman pribadi, jadi kemungkinan kebenarannya belum bisa dijadikan referensi, hehe.

1. Tidak ada pengunjung

Pengunjung blog sepi, tidak ada peningkatan visitor, atau bahkan tidak ada tanggapan (komentar) sama sekali yang singgah di blog kesayangan kita. Bisa jadi ini adalah penyebab utama blogger mulai malas ngeblog. Bagaimana tidak, sudah kelelahan menulis sampai suntuk memikirkan optimasi SEO tetapi hasilnya sangat mengecewakan.

Solusi ; jangan terlalu sering melihat analytics, statistik, dan beberapa tool lain untuk melihat lalu lintas pengunjung. Cek secara berkala saja, dua minggu satu kali atau sebulan sekali.

2. Merasa ngeblog tidak ada manfaatnya

Di sisi lain melihat visitor blog tidak ada peningkatan sama sekali, pastilah timbul rasa psimis yakni merasa apa yang dilakukan hanya percuma / tidak ada gunanya. Padahal jika dipikir jauh lebih dalam lagi, manfaat ngeblog bukan hanya untuk orang lain tetapi juga berguna bagi diri sendiri.

Solusi ; anggaplah ngeblog bagaikan amal shadaqah dimana tangan kiri seakan-akan tidak mengetahui apa yang dilakukan tangan kanan, dengan begini maka ngeblog kita menjadi lebih tulus dan ikhlas.

3. Jauh dari harapan yang ditargetkan

Kebanyakan orang ngeblog bertujuan untuk memperoleh penghasilan yang memuaskan, baik dengan menjual produk dan jasa sendiri maupun menjadi publisher adsense. Tidak semua hal bisa berjalan dengan mulus, salah satunya adalah target tersebut tidak bisa diraihnya, akhirnya rasa malas pun muncul atau bahkan ingin langsung berhenti ngeblog kala itu.

Solusi ; ingat kembali perjuangan pertama kali mengisi blog, mulai dari membeli domain, memilih template, menentukan niche blog, hingga menulis artikel. Tentu perjuangan ini tidak pantas untuk dilupakan.

4. Banyak aktivitas offline

Banyaknya kesibukan diluar blogging juga merupakan faktor atau penyebab malas ngeblog yang tidak bisa dipungkiri lagi. Misalnya tanggung jawab sebagai seorang istri diwajibkan melayani kebutuhan rumah tangga ditambah lagi merawat anak yang masih kecil, sebagai suami sibuk kerja siang dan malam, sebagai anak wajib belajar, dan lain sebagainya. Tentu aktivitas seperti ini menyita banyak waktu dan mengurangi kesempatan untuk fokus merawat blog.

Solusi ; buat jadwal secara berkala se-efektif mungkin, gunakan waktu libur, tanamkan pada diri bahwa ngeblog mampu meningkatkan kedisiplinan waktu.

5. Terlalu sukses menjadi blogger

Masak ada sih orang sudah sukses ngeblog malah malas ngeblog? Tentu ada dan kemungkinan besar pasti ada. Kita tahu bahwa manusia pasti memiliki rasa malas, bisa jadi setelah kejayaan yang dirasakan, mentang-mentang sudah enak, terlalu yakin kesuksesan akan selalu bertahan, akhirnya lupa tidak update sama sekali. Jika ini dibiarkan maka untuk memulai kembali maka serasa mulai dari nol lagi.

Solusi ; sadar diri saja, bahwa kesuksesan tidak selamanya bertahan, apalagi ada sifat takabur, sombong, tinggi hati, dll.

Artikel penyebab malas ngeblog ini dibuat dengan tujuan memotivasi para blogger, baik pribadi saya sendiri maupun teman-teman blogger yang sempat membaca. Semoga tetap semangat ngeblog, semangat berkarya, dan segera mencapai targetnya masing-masing.

Baca juga:
Kenikmatan Memiliki Blog Sendiri Selain Mendapatkan Uang

Minggu, 15 Januari 2017

Kenikmatan Memiliki Blog Sendiri Selain Mendapatkan Uang

Blog merupakan tempat seseorang mengekspresikan jati dirinya melalui karya tulis yang bisa dibagikan secara online kepada semua manusia sehingga mampu memberikan manfaat lebih kepada penggunanya, baik pemilik blog itu sendiri maupun pengunjung blog. Kenikmatan memiliki blog sendiri pasti dirasakan bagi mereka yang memang serius menekuni blognya, berbeda bagi mereka yang terpaksa memiliki blog sendiri dengan tujuan untuk mendapat penghasilan misalnya.

Keduanya mempunyai perbedaan mendasar yakni, pertama ia memperoleh kenikmatan karena memang dijalani dengan santai seperti menjalankan kegiatan hobi sehari-hari, kedua ia cepat bosan karena tujuan dan target utama adalah untuk menghasilkan uang tanpa menyadari bahwa banyak tantangan dan kerugian yang harus dihadapi.

Kenikmatan Blogging

Mengertilah dan pahamilah bahwa blog bukan satu-satunya ladang penghasilan, manfaat blog bukan untuk bisnis saja. Jika kamu berpikir bahwa menjadi blogger sukses itu mudah, bisa gampang meraup untung, cepat kaya karena mempunyai blog, mulai sekarang mari tata kembali niat dan tujuan utama kamu membangun blog. Jangan harap kamu bisa bertahan lama di dunia blogging jika terget utama adalah uang, sebab sudah banyak sekali mereka yang demikian hanya mampu bertahan beberapa bulan saja karena tidak sesuai dengan harapannya.

Kenikmatan memiliki blog sendiri tidak harus dapat uang.


Nah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman dalam hal ini adalah kenikmatan yang saya rasakan selama menjadi seorang blogger. Sekali lagi ini hanyalah berdasarkan pengalaman pribadi, bukan hasil studi kasus atau penelitian. Jadi kamu boleh percaya boleh juga tidak.

1. Banyak pengalaman dan ilmu baru bisa kita dapatkan

Sebelumnya minim sekali pengetahuan saya tentang dunia teknologi, setelah menekuni blog rasa ingin tahu tentang teknologi semakin meningkat. Bukan tentang teknologi saja, tetapi juga apa yang sebelumnya saya tidak tahu akhirnya menjadi tahu. Ini juga pasti sudah kamu rasakan. Jadi banggalah pada pengalaman dan ilmu baru yang diperoleh, bukan bangga pada penghasilan, sebab ilmu yang kita dapatkan tak sebanding harganya dengan recehan yang bisa didapatkan melalui blog.

2. Mendapatkan teman dari berbagai penjuru dunia

Bukan cuma ilmu baru saja tetapi teman baru pun bisa kita dapatkan, kita bisa berkenalan dengan mudah, tanpa batas jarak dan waktu untuk bertemu. Ada pepatah bilang banyak teman banyak rijeki. Coba kita pikir baik-baik, ketika kita butuh pekerjaan kita pasti bertanya kepada teman, jika ia tidak mampu memberi jawaban, ia bisa bertanya kepada temannya lagi, begitu seterusnya. Nah, dari pada pusing mikirin penghasilan blog sayogyanya kita mensyukuri posisi kita yang memiliki banyak teman, terlebih lagi ada yang bisa ketemu jodohnya lewat dunia maya ini. Amin...

3. Merasakan indahnya berbagi antar sesama

Menjadi pahlawan tanpa tanda jasa tidak harus menjadi guru, seorang blogger yang tulus ikhlas berbagi informasi pun pantas disamakan statusnya dengan guru. Tanpa disadari maupun disadari, jasa seorang blogger sangat bermanfaat bagi masyarakat seluruh dunia yang sedang membutuhkan informasi yang sempat kita bagikan. Masihkah ada yang berpikir bahwa ngeblog itu tidak ada keuntungannya?

4. Mempunyai ladang amal ibadah yang setiap hari akan terus mengalir

Sadarkah kita semua bahwa blog merupakan ladang amal ibadah yang pahalanya bisa dipanen kelak diakhirat, dengan catatan isi blog untuk kebaikan bukan kejahatan. Berapa banyak orang terbantu, lega, dan tersenyum setelah membaca konten blog kita, insya Allah sebanyak itulah pahala yang akan kita dapatkan. Tentu amal ibadah in akan terus mengalir meski kita telah meninggalkan dunia, mengingat sebuah hadits bahwa ada tiga amal yang tidak terputus setelah manusia meninggal yakni shadaqah jariyah, ilmu bermanfaat, dan anak shaleh / shalehah yang senantiasa mendoakan orang tuanya. Pantaskah amal ibadah ini kita bandingkan dengan recehan uang dari penghasilan blog?

5. Mempunyai memori karya pribadi dan catatan sebagai kenangan

Awalnya saya berpikir negatif pada dunia blogging. Untuk apa susah payah menulis, menguras tenaga dan pikiran, serta membuang banyak waktu, toh tulisan tersebut belum tentu juga dibaca orang sebab banyaknya persaingan. Namun seiring berjalannya waktu saya sering membaca tulisan saya sendiri sebelumnya, lucu juga ternyata hasil tulisan saya padahal baru 2 bulan saya baca kembali, tidak terbayang bagaimana nanti jadinya setelah 2 tahun kedepan membaca tulisan ini kembali. Yahhh!! ini akan menjadi kenang-kenangan berharga setelah mempunyai anak kelak. Paham maksud saya kan? Jadi, blogging bukan cuma memberi manfaat kepada orang lain tetapi juga pada diri sendiri.

Demikian kenikmatan memiliki blog sendiri yang saya rasakan selain mendapat uang. Tentu kalian juga memiliki pengalaman sendiri, mulai dari alasan ingin memiliki blog, kerja keras membuat konten berkualitas, sampai perjuangan mendapatkan penghasilan, dan akhirnya kalian bisa menyimpulkan sendiri kenikmatan memiliki blog berdasarkan pengalaman tersebut.

Baca Juga:
Inilah Keuntungan dan Tantangan Ngeblog yang Mesti Kamu Ketahui 

Jumat, 13 Januari 2017

Inilah 5 Kriteria Artikel yang Berkualitas Menurut Ameliya

Ciri-ciri atau kriteria artikel berkualitas merupakan hal penting supaya diperhatikan baik kepada penulis maupun pembaca. Bagi penulis supaya mampu memberikan informasi yang jelas dan akurat serta bermanfaat, bagi pembaca supaya tidak tersesat atau bingung menyerap informasi atau bahkan salah mengimplementasikan sehingga terjadi kesalahpahaman yang merugikan.

Artikel adalah sederetan kata, kalimat, paragraf yang ditulis untuk memberikan sebuah informasi kepada pembaca serta dilengkapi dengan berbagai komponen pendukung seperti gambar dan video guna memperlengkap isi informasi.

Ciri-ciri artikel berkualitas

Ada dua media yang digunakan untuk menyebarluaskan artikel, yaitu media cetak dan media elektronik. Media cetak (offline) diantaranya adalah koran, majalah, tabloid, dan lain sebagainya. Sedangkan media elektronik (online) antara lain adalah facebook, website, dan berbagai media sosial lainnya.

Media elektronik kini semakin banyak digunakan mengingat kemudahan dalam penggunaannya, muali dari anak-anak sampai lanjut usia, berpendidikan tinggi maupun rendah, orang baik dan jahat, semua bisa mengaplikasikannya digunakan sebagai media menyampaikan informasi. Mereka bebas menulis apa saja baik untuk kepentingan pribadi dan umun, kebaikan dan kehahatan, dan lain sebagainya.

Untuk itu mari kita pahami seperti apa artikel yang berkualitas supaya kita tidak asal menulis ketika posisi kita sebaga informan, dan tidak salah menyerap isi artikel ketika posisi kita sebagai pembaca.

Kriteria Artikel Berkualitas Menurut Ameliya


Tentu ini adalah pendapat pribadi saya sendiri mengingat nilai kualitas artikel pasti setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing.

#1. Artikel SEO

Jika media yang digunakan untuk publikasi artikel adalah internet maka yang menilai kualitas adalah sebuah mesin. Mesin menilai sebuah artikel berkualitas apabila ada penerapan optimasi SEO di dalamnya seperti, bidikan kata kunci tepat sasaran, kepadatan kata kunci antara 1 % sampai 5 %, penempatan keyword pada judul, paragraf, deskripsi, tautan, penjelasan panjang sampai beribu karakter. Semakin SEO artikel maka semakin berkualitas di mata mesin pencari sehingga mampu bertengger di halaman pertama serach engine.

#2. Pembahasan sesuai dengan tema yang dibahas

Sebagai manusia tentu kita menilai kualitas sebuah artikel menggunakan akal pikiran dan perasaan. Apa jadinya jika kita menemukan sebuah judul yang awalnya kelihatan begitu menarik, ternyata setelah membaca isinya tidak sesuai dengan yang terlintas dipikiran kita. Misalnya saja ada judul "Trik Jitu Mendapatkan Uang Seratus Juta dalam Semenit". Setelah dibaca ternyata bahasannya tidak semenarik judulnya, bahkan hanya memberikan tips yang tidak masuk akal. Tentu seperti ini bukan bukan dinamakan artikel berkualitas.

#3. Adanya referensi jelas

Bukan hanya karya ilmiyah saja yang harus disertai referensi, guna meyakinkan dan memantapkan hati pembaca maka selayaknya sebuah artikel ada referensinya. Terlebih apabila menyajikan informasi berita yang cukup kontroversial, kecuali jika artikel tersebut hanya sebuah opini / pendapat sendiri, cerita, atau artikel lain yang memang tidak membutuhkan referensi.

#4. Ditulis oleh informan bertanggungjawab

Maksudnya adalah informasi yang kita baca di sajikan oleh informan yang ahli dalam bidangnya. Selama saya menjadi seorang blogger dan aktif searching bacaan di internet, sering sekali saya menemukan artikel yang kayaknya ditulis hanya untuk menunjang popularitas blognya saja. Akibatnya ketika ada problem seputar informasi yang ditulis oleh admin atau pemilik blog tersebut, kemudian ditanya oleh pembaca, akhirnya tidak ada jawaban sama sekali. Mungkinkah ia memang terlalu sibuk? sara rasa bukan itu alasannya.

#5. Memberikan manfaat kepada pembaca

Ini artinya penyajian artikel bisa memberikan jawaban atau solusi atas permasalahan yang di alami pembaca, memberikan dampak postif untuk memecahkan persoalan yang ada. Bukan artikel panjang lebar yang justru malah membingungkan pembaca.

Demikian pendapat tentang kriteria artikel berkualitas menurut saya Siti Nur Ameliya dari Lamongan. Silahkan kalian berpendapat sendiri dikolom komentar. Jangan lupa sertakan nama lengkap dan alamat tempat tinggal supaya kita bisa saling kenal. :)

Baca juga:
Cara Membuat Artikel Yang Produktif Bagi Blogger Pemula

Kamis, 12 Januari 2017

Cara Flashing Android Samsung Untuk Semua Jenis Model / Tipe

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi bagaimana cara flash android samsung untuk segala macam tipe / model. Dengan membaca artikel ini dan mengikuti langkah-langkah flashing yang saya tulis maka kamu bisa melakukan hard reset / flashing android samsung untuk semua jenis tipenya.

Jika dalam komputer lebih sering kita kenal dengan instal ulang, dalam android lebih familier dengan sebutan flash. Intinya sama yakni untuk memperbarui sistem operasi kedua perangkat tersebut (komputer / smartphone). Hal ini dilakukan apabila terdapat beberapa kerusakan pada software android tersebut, misalnya tiba-tiba mati atau restart sendiri, ada beberapa aplikasi terbuka sendiri secara otomatis atau menutup dengan sendirinya, bahkan tidak bisa masuk ke menu (hanya sampai logo ketika dinyalakan "bootloop"). Jalan satu-satunya yaitu dengan melakukan flashing, sebab jika hanya dengan reset pabrik saja saya rasa itu belum cukup, reset pabrik hanya menghapus data dan chace saja pada perangkat android tersebut. Mengingat hal ini maka mau tidak mau harus flashing untuk memperbarui semua operasi sistem supaya lebih segar kembali.

Perlu di ingat sebelum memperbaiki kerusakan maka perhatikan dulu jenis kerusakannya, apakah pada hardwarenya atau shoftwarenya. Jika kita mengingat pelajaran kelas 7 SMP, ada dua komponen pada komputer yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Contoh perangkat keras komputer ; keyboard, monitor, mouse, CPU. Contoh perangkat lunak komputer ; OS (windows, linux, MAC OS), program aplikasi (photoshop, microsoft office, media player). Begitupun pada Android, ada chasing, batre, touch screen, dll ini termasuk perangkat keras android. Kemudin ada firmware dan beberapa aplikasi lain ini termasuk perangkat lunak android. Jadi apabila kerusakan itu ada pada perangkat keras kita tidak bisa memperbaikinya dengan cara flashing, masak layar pecah bisa kembali normal setelah di instal ulang, tidak mungkin kan? Jangan harap batre ngedrop bisa normal kembali setelah di flash, kenapa? Sudah tahu jawabannya kan? Hehe.

Cara hard reset atau flashing android samsung segala model / tipe


Sebenarnya ada dua cara flashing smartphone yakni tanpa PC dan menggunakan PC sebagai pihak ke tiga, namun di sini saya menggunakan cara yang kedua yaitu dengan PC, alasannya adalah lebih aman dan lebih mudah.

#1. Bahan yang dipersiapkan

  • PC (laptop/komputer) dengan OS windows
  • Kabel konektor (USB) yang menghubungkan PC ke HP
  • Driver USB samsung jika dibutuhkan
  • Odin
  • Firmware samsung

#2. Memastikan bahwa firmware cocok dengan tipe HP

Banyak tutorial yang menjelaskan tentang cara flash HP, sekaligus menyediakan firmwarenya, tetapi di sini saya lebih menyarankan untuk mengunduh firmware tersebut langsung pada website resmi samsung yakni sammobile .com, guna memastikan kita tidak salah mengunduhnya. Silahkan akses website tersebut, cari firmware pada kolom yang disediakan, dan pastikan firmware yang akan diunduh sudah sesuai dengan model/ tipe HP.

Inilah mengapa saya mengambil judul “Cara Flashing Android Samsung untuk Semua Tipe / Model”, semua firmware bisa di cari di sana, odin juga tersedia di sana, lengkap dengan instruksi flashingnya.

Tempat Firmware Samsung


#2. Langkah-langkah Flashing

  • Extract file firmware dan odin yang selesai di unduh
  • Buka file odin dan jalankan odin.exe
  • Nyalakan smartphone dengan menekan tombol Power + Home + Volume Bawah secara bersamaan
  • Selanjutnya tekan tombol Volume Atas untuk masuk ke download mode
  • Koneksikan smartphone ke PC dengan kabel konektor dan pastikan sudah saling terhubung yang ditandai ID:COM ada port terhubung misalnya 0:[COM7] atau pada kolom log / massage keluar pesan added.
  • Masukkan file firmware pada kolom AP / PDA
  • Biarkan settingan odin secara deafult saja (jangan centang re-partition)
  • Baca Bismillah kemudian klik tombol start pada odin
  • Biarkan proses flashing berjalan sempurna, jangan sampai disconnect, untuk itu amankan PC yang terhubung dengan smartphone dari jangkauan anak-anak :)
  • Tunggu beberapa menit hingga proses selesai yang ditandai status PASS berwarna hijau dan secara otomatis smartphone akan restart sendiri.

Settingan Odin

Selama ini saya telah melakukan flashing android samsung dari berbagai tipe / model dan semuanya berhasil dengan sempurna. Langkah-langkah flashing semuanya sama, yang membedakan hanyalah firmwarenya saja, untuk itu pastikan firmwarenya sesuai dengan model / tipe smartphone yang akan di flash.

#3. Permasalahan yang mungkin terjadi

Dari lima HP yang saya flash ada dua permasalahan terjadi saat itu, diantaranya adalah:

Pertama ; proses restarting HP begitu lama, permasalahan ini terjadi sebab HP yang saya flash memang berbulan-bulan tidak pernah digunakan. Jadi apabila ada permasalahan sama seperti ni, biarkan saja dulu HP dalam proses restart, tunggu sampai satu jam. Apabila selesai satu jam restarting tidak kunjung selesai, mungkin permasalahannya seperti permasalahan ke dua yang saya alami juga.

Kedua; saya pernah otak atik HP samsung Ace 3, mulai dari ngeroot sampai upgrade OS, tidak tahu kenapa meskipun sudah saya flash tetapi hasilnya tetap sama (tetap ada beberapa kerusakan), bahkan tidak bisa nyala kembali. Kemudian saya ulangi langkah-langkah flashing di atas, setelah proses flashing selesai saya tidak biarkan HP restart sendiri tetapi langsung saya copot batreinya, setelah itu saya pasang kembali batreinya kemudian melakukan Factory Reset. Caranya adalah masuk ke Recovery Mode dengan menekan tombol Power + Home + Volume Atas secara bersama, selanjutnya pilih Wipe data/ Factory Reset. Dan akhirnya samsung ACE 3 saya kembali normal.

Demikian cara flashing android samsung untuk semua jenis model / tipe. Saya berani berbagi informasi ini karena saya sendiri pernah mencobanya, dan dari kelima HP yang saya flashing semuanya berhasil dengan sempurna. Dari pada pergi ke tukang service pun biayanya cukup mahal, lebih baik service sendiri, cukup bermodal keberanian dan ketelitian saja.

Catatan ; Saya tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kerusakan yang mungkin terjadi.