Senin, 27 Maret 2017

Inilah 5 Perbuatan Tegesa-Gesa Yang Mendapat Pahala

Tags

Perbuatan tergesa-gesa yang diperbolehkan dan mendapat pahala - Sebagaimana kita ketahui bahwa perbuatan tergesa-gesa merupakan suatu perbuatan yang tidak baik pada akhirnya. Gegabah dalam melakukan suatu hal hanya akan membuahkan hasil yang jauh dari harapan. Sedangkan di dalam menjalani kehidupan, kita tentu selalu mengharap yang terbaik kedepannya.

Oleh karena itu, untuk menentukan sebuah keputusan harus benar-benar dipikir dengan matang. Jangan sampai salah mengambil langkah. Sebab, selain berdampak buruk pada hasil, juga akan berakibat fatal pada kehidupan masa depan. Penyesalan pun akan selalu menghantui pikiran.

Bahkan di dalam Islam, secara tegas menerangkan bahwa perbuatan tergesa-gesa adalah merupakan perbuatan syetan. Setiap perbuatan syetan pasti mengarah kepada keburukan dan akan menjerumuskan manusia pada kesesatan, kegelapan, serta kejelekan.

Namun, tahukah kalian bahwa ada 5 perbuatan tergesa-gesa yang mendapat pahala?

Ya, ternyata Islam pun memberikan pengecualian pada perbuatan tergesa-gesa tersebut. Artinya memang ada perbuatan yang memang harus disegerakan. Lebih baik disegerakan dari pada ditunda-tunda.

Akan tetapi perlu diingat, bahwa perbuatan tergesa-gesa mendapat pahala yang dimaksud, bukan berarti gegabah atau mengerjakan sesuatu tanpa etika dan akal. Namun perbuatan dimana dianjurkan untuk segera dilaksanakan (bersegera).

Supaya tidak salah pengertian, mari kita coba memahami perbedaan antara gegabah dan bersegera. Gegabah maksudnya adalah mengerjakan sesuatu sebelum waktunya. Misalnya, memanen buah sebelum matang. Inilah yang merupakan perbuatan syetan. Sedangkan bersegera maksudnya adalah memanfaatkan kesempatan pada waktunya. Misalnya, menyegerakan shalat tanpa menunda waktu hingga akhir. Inilah merupakan perbuatan yang disukai Allah SWT.

Apa saja perbuatan tergesa-gesa yang di perbolehkan?


Seperti apa yang telah diterangkan dalam sebuah hadits yang bersumber dari Hatim Al-'Asham, diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dalam Al-Hilyah.
Perbuatan Tergesa-gesa

Bahwa ada 5 perbuatan tergesa-gesa yang diperbolehkan bahkan di sunnahkan. Dimana apabila segera dilaksanakan maka pahala adalah ganjarannya. Perbuatan tersebut diantaranya adalah:

1. Merawat jenazah

Setiap yang bernafas pasti akan mati, hidup di dunia ini hanya sementara. Setelah manusia melewati kehidupan yang fana ini, maka berlanjut ke kehidupan berikutnya yakni alam barzah (alam kubur).

Setelah orang meninggal dunia raganya tidak berdaya. Maka tugas sebagai seorang muslim lainnya untuk segera merawatnya. Mulai dari memandika, mengkafani, menshalati, kemudian menguburkan.

Banyak hadits yang menjelaskan untuk menyegerakan merawat janazah, salah satunya adalah sebagai berikut:
Dalil Merawat Jenazah

2. Menikahkan anak perempuan yang sudah dewasa

Ini sangat penting untuk dimengerti oleh para orang tua. Anak remaja kadang susah diatur, selalu ingin bebas dan merasa paling benar sendiri. Kondisi seperti ini tentu sangat berbahaya. Orang tua harus ekstra mengawasi perkembangan anak.

Terlebih pergaulan bebas semakin marak di jaman ini, semakin membahayakan generasi muda yang dikuasai egonya. Sehingga tidak jarang ditemui kejahatan pemerkosaan atau bahkan hamil duluan karena alasan suka sama suka. Perempuanlah yang menjadi korban dan perempuanlah yang menanggung beban.

Untuk itu, bagi orang tua terutama yang memiliki anak perempuan remaja yang sudah layak menikah. Jangan biarkan mereka lama-lama berpacaran. Nafsu syahwat kadang bisa membutakan mereka untuk berbuat hal yang dilarang agama.

Hal demikian di atas juga diterangkan dalam sebuah hadits. Bahwa demi menjaga dan terhindar dari fitnah, maka hendaknya bagi orang tua untuk segera menikahkan anak-anaknya.
Dalil Menikah

3. Membayar Hutang

Kebutuhan hidup tidak selamanya terpenuhi. Ada kala terpaksa hutang pada orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hutang memaksa dilakukan karena kebutuhan terdesak. Itulah kebanyakan kenapa orang harus terpaksa memiliki hutang.

Namun ada suatu waktu dimana kebutuhan hidup berkecukupan, banyak rizeki, dan hidup bahagia. Disinilah kita berkewajiban untuk segera melunasi hutang-hutang sebelumnya. Jangan sampai ditunda-tunda apalagi berpura-pura rizeki sekarang untuk kebutuhan esok.

Setiap hari kita akan selalu memiliki kebutuhan, tidak hanya kemarin, hari ini, maupun esok. Oleh karenanya, jika dirasa ada rezeki untuk membayar hutang, segeralah dibayarkan. Sesungguhnya yang memiliki kebutuhan itu bukan hanya orang yang berhutang saja, tetapi juga orang yang menghutangi.

Akibat dari selalu menunda hutang akan sangat merugikan diri sendiri juga orang lain. Jika kita memiliki hutang pikiran kita pasti tidak tenang, selalu dikejar-kejar hutang. Orang yang menghutangi pun akan senantiasa menagih kita.

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam sebuah hadits. Bahwasanya hutang itu tidak boleh ditunda-tunda, sebab menunda melunasi hutang merupakan perbuatan orang dzalim yang dibenci Allah SWT.
Dalil Membayar Hutang

4. Segera Taubat

Manusia memiliki keistimewaan dari pada makhluk lainnya. Yakni memiliki akal dan nafsu. Apabila manusia mampu mengendalikan keduanya dengan baik dan benar maka sempurnalah kehidupannya.

Tidak banyak orang bisa demikian, selalu mampu mengontrol akal dan pikiran dengan sempurna. Kehidupan keras kadang mendorong nafsu berperan lebih dominan. Mengajak manusia berbuat pada hal-hal berdosa.

Sebagai orang yang bertaqwa, tentu kita tidak ingin berbuat dosa. Namun apalah daya jika khilaf melakukannya. Untuk itu, maka kita harus segera bertaubat memohon ampun kepada Allah SWT. a harus segera bertaubat memohon ampun kepada Allah SWT.

Sebesar apapun kesalahan dan kekhilafan kita, Allah pasti akan mengampuni hamba-hamba-Nya selagi segera bertaubat menyesali perbuatannya. Hal ini diterangkan dalam firman-Nya dalam Al-Qur'an Surat Az-Zumar Ayat 53-54.
Dalil Taubat

5. Memberi Jamuan Kepada Tamu

Islam sangat menjunjung toleransi, saling menghargai dan menghormati sesama. Termasuk tetangga dan juga tamu yang singgah ke rumah kita. Rasulullah menjelaskan bahwa tamu adalah orang yang mendatangi ke rumah tidak lebih dari tiga hari, selama itu maka kita hendak menjamunya dengan baik. Dan jika lebih dari tiga hari, maka tidak lagi menjamu melainkan shadaqah. Bagi yang bertamu hendaknya tidak lebih dari tiga hari karena itu tidak baik baginya.

Bahkan Rasulullah SAW, juga menerangkan dalam sebuah hadits bahwa apabila kita beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya kita mengucap perkataan yang baik-baik, memuliakan tetangga, dan memuliakan tamu. Sebagaimana hadits berikut:
Dalil Menghormati Tamu

Demikian 5 perbuatan tergesa-gesa yang mendapat pahala. Perbuatan yang harus disegerakan dan mendapat pahala jika segera melaksanakan.

Baca Juga:
Alasan Doa Ibu Menjadi Keramat Yang Selalu Dikabulkan

hal yang membuat tersenyum adalah kebahagian orang lain oleh diriku

Pilih Sistem Komentar yang Anda Sukai
Disqus
Blogger

12 komentar

Perbuatan terges-gesa ternyata ada yang positif juga yah, bahkan dianjurkan dalam agama dan mendapat pahala.. bagus postingannya.. saya yakin banyak teman-teman yang belum mengetahui tentang hal ini juga, sama seperti saya.

Menikahkan anak gadis yang sudah dewasa yang rada susah, anak gadis jaman sekarang kan emang pengennya nyari sendiri

Perbuatan yg dilakukan dengan tergesa gesa memang berakibat kurang baik. Dan kadang juga akan mengakibatkan rasa penyesalan.
Tetapi untuk kelima point yg tersebut di atas haruslah dilakukan dg segera.

kebanyakan sih bila melakukan tindakan yg tergesa2 itu biasanya nggak bagus ya mbak.
tp ternyata ada saatnya kita juga perlu tergesa2 seperti contoh2 diatas

Poin poin di atas wajib di jadikan renungan, terima kasih mbak Amel.

jadi tergesa2 ini maksudnya disegerakan ya mba,

makasih pencerahannya, semoga tidak memperlambat ke 5 hal diatas

Pagi-pagi dah dapet pencerahan, memang 5 perbuatan tersebut harus sesegera mungkin, apalagi point 2 tuh menikahkan perempuan yang sudah dewasa

poin namer satu jarang diperhatiin kebayakan orang Neng....karna Merawat jenazah dari memandikan , mensucikan , mengkafani , menyolatkan , memakamkan sampai dgn mentalqin , ini jarang di pelajari....sebagian orang mempelajari dari sumber internet...padahal info tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan....pelajari dan tanyakan pada ahlinya....

semua perbuatan yang tergesa-gesa diatas memang itulah perbuatan yang di sukai bahkan diberikan pahala oleh-NYA

Iya kang memang betul, namun sumber dari internet sebenarnya bisa dipertanggungjawabkan kok., asal publishernya bertanggungjawab menyertakan referensi tentang hukum yang ditulisnya..

Judulnya Agak Kurang Tepat Neng, Harusnya Menyegerakan Bukan Tergesa-tegasa. Karena ada hadits yang mengatakan

التَّأَنِّي مِنَ اللَّهِ، وَالْعَجَلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ

“Ketenangan ‘tidak tergesa-gesa’ adalah dari Allah, sedangkan ketergesa-gesaan adalah dari syaithan.”

tapi semua isi postingannya bagus.

Memang benar kang, judul memang sengaja saya buat seperti itu supaya pembaca lebih berpikir.
Lagi pula di dalam isi artikel beberapa kali saya tekankan tentang tergesa-gesa yang dimaksud, yang mana bukan bermakna gegabah (tidak tenang).,
Kalimat baik pun bisa menjadi buruk tergantung perspektif masing2., semoga artikel panjang di atas dapat dimaknai dengan baik.. Hehehe

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda