Rabu, 08 November 2017

Panduan Pendataan dan Input Calon Peserta UNBK 2018

Juknis pendataan calon peserta ujian nasional - Apakah saudara adalah OPS baru yang ingin tahu bagaimana cara, mekanisme, dan prosedur pendaftaran calon peserta UN 2018? Kebetulan saya juga OPS baru, jadi di sini saya akan berbagi pengalaman dan menjelaskan alur pendataan peserta UN dengan singkat dan jelas.

Alu-Pendaftaran-Calon-Peserta-UNBK-2018

Sahabat OPS yang berbahagia, seperti yang kita ketahui, ada dua implementasi pelaksanaan ujian nasional tahun 2018, yakni UNBK dan UNKP. Dan yang harus dilakukan oleh sekolah sebelum pelaksanaan ujian adalah melakukan pendataan calon peserta UN.

Lihat juga:
Jadwal Pelaksanaan Simulasi 1 UNBK 2018

Oleh karena itu bagi sokolah di bawah naungan kemendikbud yakni SD, SMP, SMA, dan SMK supaya segera melakukan pendataan calon peserta UN melalui aplikasi pendaftaran calon peserta UN. Apa saja aplikasi tersebut?

Ada beberapa aplikasi dan website yang saling berhubungan untuk memeriksa kelengkapan dan kemutakhiran data peserta calon peserta UN, yaitu:
  1. Aplikasi dapodik - untuk memeriksa kelengkapan data calon peserta UN
  2. Website verifikasi dan validasi peserta didik - untuk memperbaiki kesalahan data calon peserta. Alamat web: http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/
  3. Website manajemen PDUN - untuk verifikasi data calon peserta. Alamat web: http://pdun.data.kemdikbud.go.id/
  4. Website BIOUN (bagi sekolah pelaksana UNKP) - untuk kirim/upload data peserta calon UN yang sudah valid. Alamat web: http://biounsmp.kemdikbud.go.id/
  5. Website UBK (bagi sekolah pelaksana UNBK) - untuk memasukkan/input data calon peserta UNBK. Alamat web: https://ubk.kemdikbud.go.id/

Lalu apa saja kelengkapan data calon peserta UN? Berikut kelengkapan data individu calon peserta UN yang harus benar-benar diperiksa, diteliti, dan divalidasi oleh sekolah:
  1. Nama siswa
  2. Jenis kelamin (JK)
  3. Tempat dan tanggal lahir
  4. Nama orang tua/wali
  5. Nomor Induk Siswa (NIS)
  6. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  7. Nomor peserta ujian jenjang sebelumnya

Alur Pendataan Calon Peserta UN 2018


Secara garis besar berikut tahap pendataan calon peserta UN yang harus dilakukan oleh sekolah calon penyelenggara UN:
  1. Mengumpulkan dan mengecek kelengkapan data individu calon peserta
  2. Melakukan validasi dan verifikasi data calon peserta
  3. Mengirim / sinkronisasi dapodik ke server pusat
  4. Mengunduh file CPUN dan berita acara di web manajemen PDUN
  5. Menyerahkan daftar CPUN dan berita acara ke panitia ujian di dinas pendidikan Kab/Kota

Sebenarnya sampai di sini kita sudah bisa memahami bagaimana alur pendataan peserta UN 2018 berbasis dapodik. Namun jika sahabat OPS masih bingung mari kita bahas secara sistematis proses pendaftaran peserta UN mulai dari awal hingga akhir.

Pertama, silahkan login ke aplikasi dapodik untuk memastikan kelengkapan data peserta yang akan ikut ujian, yakni kelas 6 SD, 7 SMP, atau 12 SMA. Cek kesesuaian info data siswa seperti yang disebutkan di atas dengan menggunakan Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, dan/atau Ijazah pendidikan terakhir. Jika ada kesalahan, maka perbaiki melalui aplikasi dapodik selama perbaikan itu masih diperbolehkan diaplikasi dapodik.

Kedua, silahkan kunjungi laman Verifikasi-Validasi Peserta Didik untuk memperbaiki data yang tidak bisa di ubah pada aplikasi dapodik. Data tersebut seperti nama peserta didik, tanggal lahir, nama ibu, dan NISN. Pada laman ini kita juga bisa mengajukan NISN bagi siswa yang belum memilikinya. Jika perbaikan data verval PD sudah disetujui, selanjutnya lakukan sinkronisasi dapodik supaya data perubahan tersebut bisa masuk di aplikasi dapodik.

Ketiga, apabila dirasa data calon peserta UN sudah benar-benar valid, maka proses selanjutnya yaitu melakukan pemutakhiran data melalui laman Manajemen PDUN. Pemutakhiran data tersebut antara lain memberi nomor urut rombel, mengunduh file data CPUN dan Berita Acara. Jika ada identitas peserta didik yang berwarna merah itu menandakan bahwa NISN masih kosong atau tidak valid. Perbaiki NIS melalui laman vervalpd.

Baca disini:
Cara Perbaikan Verval PD dan NISN Supaya Cepat Disetujui

Keempat, terakhir adalah upload file daftar CPUN hasil unduhan dari laman manajemen PDUN ke laman BIOUN bagi sekolah penyelenggara UNKP dan ke laman UBK bagi sekolah pelaksana UNBK.

Kelima, menyerahkan daftar CPUN dan berita acara ke panitia ujian di dinas pendidikan Kab/Kota setempat yang selanjutnya akan dikirim ke pusat sehingga menjadi Daftar Nominatif Tetap (DNT).

Bagi sahabat yang ingin melihat secara lengkap dari penjelasan saya di atas, sahabat bisa langsung membaca dan memahaminya dengan mengunduh juknisnya melalui link di bawah ini:


Cara Input Data CPUN ke web UBK


Bagi sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maka wajib memasukkan data calon peserta UN ke laman UBK, sebab di laman inilah sistem pelaksanaan UNBK berjalan. Semua teknis dan data terkait UNBK seluruhnya terpusat pada laman UBK ini.

Berikut cara indput data peserta ujian ke web UBK:
  • Unduh terlebih dulu data calon peserta UN di web manajemen PDUN: pilih sub menu "Calon Peserta UN" - klik "Unduh File Calon Peserta UN". (file hasil unduhan berformat .DZ)
Cara Download Data Calon Peserta UN di Web PDUN

  • Input data calon peserta UN ke web UBK: pilih "Data Sekolah" - "Biodata Siswa" - "Upload Biodata".
  • Selanjutnya "Pilih File" - cari folder tempat penyimpanan file .DZ yang terunduh tadi - terakhir klik "Upload".
Cara Input Data Calon UNBK Ke Web UBK

  • Selesai dan nama-nama beserta identitas calon peserta UNBK akan masuk dan sudah menjadi peserta UNBK.

Sampai tahap ini kita telah selesai dan sukses melakukan pendataan/pendaftaran calon peserta UNBK 2018. Nah, masih ada satu tahap lagi yang harus diselesaikan oleh proktor dan teknisi bersama OPS, yaitu "Cek Kelengkapan Data UNBK di Web Simulasi UBK". Terimakasih dan semoga bermanfaat.

hal yang membuat tersenyum adalah kebahagian orang lain oleh diriku

Pilih Sistem Komentar yang Anda Sukai
Disqus
Blogger

1 komentar so far

jaman semakin canggih ya, mbak. dulu saya ujian cuma pake kertas dilingkari pake pensil. keren ini, jaman maju moga sdmnya juga demikian. amin.

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda