Jumat, 12 Oktober 2018

Siapkan Tas Siaga Bencana Sebelum Terjadi Bencana Alam

Lebih waspada bencana dengan Tas Siaga Bencana (TSB) - Beberapa pekan terakhir telah banyak terjadi bencana alam, seperti gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Donggala yang menghancurkan bangunan besar dan memakan banyak korban jiwa. Belum lagi beberapa gempa di berbagai belahan wilayah Indonesia yang diumumkan oleh BMKG.

Siapkan Tas Siaga Bencana Sebelum Terjadi Bencana Alam

Secara geografis dan geologi, wilayah negara Indonesia memang sangat rawan terjadi bencana letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, banjir, dan lain sebagainya. Hal ini karena Indonesia dilewati oleh gugusan gunung api dunia.

Belajar dari berbagai kerusakan alam yang telah terjadi maka kita harus lebih waspada. Bukan suatu hal mustahil jika bencana alam terjadi di desa tempat tinggal kita. Di manapun dan kapanpun alam bisa saja mengamuk tanpa kita sangka. Oleh karena itu, seberapa pentingkah Tas Siaga Bencana dibutuhkan? Kita bisa menemukan jawabannya melalui saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana di sana.

Mumpung masih ada kesempatan sebelum hal yang tidak kita inginkan terjadi, maka kita harus memiliki sikap kesiapsiagaan dalam mengantisipasi beragam bencana dengan Siaga Bencana. Melalui sikap kesiapsiagaan ini diharap kita memiliki rencana sebelum, ketika, dan sesudah bencana terjadi sehingga mampu mengendalikan kondisi.

Mengenal Tas Siaga Bencana


Sebagai bentuk sikap kesiagaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memiliki Tas Siaga Bencana (TBS) terutama yang tinggal di daerah rawan bencana. Tas Siaga Bencana adalah wadah penyimpanan berisikan peralatan penting dan kebutuhan pribadi yang disiapkan sebelum terjadi bahaya bencana. Wadah tersebut tidak harus selalu berupa tas, bisa juga menggunakan loker, kantong, atau benda-benda lain yang bisa di bawa dengan mudah.

Jadi sebelum terjadi kita sebagai warga harus memiliki sebuah tas yang sebelumnya telah di isi barang-barang khusus. Tas tersebut lalu diletakkan ditempat mudah terjangkau. Sehingga ketika gempa bumi atau tsunami terjadi tas siap siaga tersebut bisa langsung dibawa dan melakukan evakuasi ke tempat lebih aman.

Merancang Isi Tas Siaga Bencana


Ingat! Bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana tanpa kita sadari, maka siapkanlah TAS SIAP BENCANA (TSB). Lalu apa saja peralatan dan barang yang harus di siapkan? Silahkan lihat infografik dari kemdikbud di bawah ini:

Macam-Macam Barang di dalam Tas Siaga Bencana
Instagram @Kemdikbud_RI

Wah kok banyak sekali, bagaimana jika hanya punya tas kecil? Jika semua barang tersebut tidak muat, maka kita bisa memilah yang paling penting saja. Berikut barang prioritas yang harus dimasukkan ke dalam tas siap bencana:
  1. Dokumen surat-surat penting seperti ijazah, surat tanah, kartu keluarga, dan akta kelahiran;
  2. Pakaian untuk tiga hari seperti jaket, selimut dan pakaian dalam;
  3. Kotak obat pertolongan pertama (P3K) seperti perban dan obat pribadi;
  4. Radio / ponsel beserta charger supaya tetap bisa berkomunikasi dan memantau informasi
  5. Makanan dan minuman secukupnya untuk bertahan hidup selama bencana
  6. Dan kebutuhan lain khususnya persediaan untuk bayi dan anak-anak

Cara Menyimpan dan Merawat Tas Siaga Bencana


Setelah kebutuhan siaga bencana di masukkan ke dalam tas, selanjutnya adalah menyimpan dan merawatnya di tempat yang mudah terjangkau. Upayakan berdiskusi dengan keluarga dan mencatat kekurangan-kekurangan yang perlu dilengkapi. Lebih jelasnya silahkan lihat infografik di bawah ini:

Cara merawat dan menyimpan tas siaga
Instagram @the.boxbreaker

Silahkan share biar yang lain tahu. Terimakasih.

hal yang membuat tersenyum adalah kebahagian orang lain oleh diriku

2 komentar

Baru tau nih ternyata ada tas siaga bencana ya?
Trimakasih mbak udh sharing.

cukup prihatin dgn bencana yg terjadi di indonesia akhir2 ini saya, mbak.tampaknya tas seperti ini tdk banyak yg bisa punya. ya mungkin hanya org2 tertentu saja gitukali ya. hmm ....

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda (centang beri tahu saya untuk mendapat balasan komentar via email)
EmoticonEmoticon