Sabtu, 03 November 2018

Bacaan Shalawat Asyghil Mohon Perlindungan Dari Orang Dzalim

Tags

Bacaan Shalawat Asyghil Lengkap dan Fadhilahnya - Bacaan shalawat atau doa dan pujian yang kita panjatkan kepada Allah SWT kepada Rasulullah SAW ada banyak sekali macamnya. Salah satu shalawat yang memiliki keutamaan agar terlindung dari orang-orang dzalim adalah shalawat Aysghil. Shalwat Asyghil bermakna "sibuk", yang artinya memohon perlindungan kepada Allah SWT melalui shalawat dan salam kepada Rasulullah agar orang dzalim disibukkan oleh orang dzalim lainnya.

Bacaan Shalawat Asyghil JPG

Terlepas dari sebagian golongan yang menganggap bid'ah, shalawat asyghil ini memiliki banyak fadhilah / keutamaan diantaranya adalah memohonkan Rahmat Allah teruntuk Nabi Muhammad SWA dan memohon perlindungan serta keselamatan dari kedhaliman para penguasa.

Melihat momentum politik menjelang pilkada ataupun pemilu, bangsa kita sering mengalami kegaduhan saling membenci dan saling mengadu domba. Para elit politik saling menyerang dan mengagungkan calon pemimpinnya masing-masing.

Bersama ini, Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar mengajak sejuta Umat Islam yang hadir pada Istighotsah Kubra yang digelar di Gelora Delta Sidoarjo, untuk membacakan Shalawat Asyghil bersama-sama. [Ahad, 28/10/18]

Melalui shalawat ini, Kiyai Marzuki mengajak umat Islam untuk memohon kepada Allah, berkat syafaat Nabi Muhammad agar orang yang ingin berbuat zalim kepada Islam, negara Indonesia, kalangan Ahlussunah wal Jamaah NU, mereka semua mendapatkan kezaliman dari orang yang zalim juga.

Bacaan Shalawat Asyghil dan Artinya


Sayogyanya shalawat tidak di baca hanya pada situasi tertentu saja, namun tetap dibaca setiap saat supaya kelak di akhirat kita mendapat syafaat dari baginda Nabi Muhammad SAW. Berikut teks bacaan shalawat Asyghil lengkap beserta terjemahnya:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ، ﻭَﺃَﺷْﻐِﻞِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺑِﺎﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ، ﻭَﺃَﺧْﺮِﺟْﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻨِﻬِﻢْ ﺳَﺎﻟِﻤِﻴﻦَ، ﻭَﻋﻠَﻰ ﺍﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴﻦ
“Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad. Sibukkanlah orang-orang dzalim agar mendapat kejahatan dari orang dzalim lainnya. Keluarkanlah kami di antara mereka dengan selamat. Berikanlah shalawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau"
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ، ﻭَﺃَﺷْﻐِﻞِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺑِﺎﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ، وَبَاعِدْنَا مِنْ أَفْوَاهِ الْحَاسِدِيْن، وَأَحْيِنَا بِاِنْدُوْنِيْسِيَا آمِيْن
“Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad. Sibukkanlah orang-orang dzalim agar mendapat kejahatan dari orang dzalim lainnya. Jauhkan kami dari mulut (hasutan) para pendengki. Hidupkanlah kami di negeri Indonesia dengan aman"
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ، ﻭَﺃَﺷْﻐِﻞِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺑِﺎﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ، وَسَلِّمْنَا مِنْ آفَاتِ الْمَاكِرِيْن، وَاحْشُرْنَا فِي زُمْرَةِ الصَّالِحِيْن، وَاحْشُرْنَا فِي زُمْرَةِ النَّهْضِيِّيْن
"Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad. Sibukkanlah orang-orang dzalim agar mendapat kejahatan dari orang dzalim lainnya. Selamatkanlah kami dari dari kejahatan pelaku makar. Himpunlah kami di dalam kelompok orang-orang shaleh. Dan himpunlah kami bersama para Nahdliyin"

Download lirik dan audio lantunan lagu shalawat Asyghil mp3 dan video di sini. Download bacaan shalawat Asyghil pdf di sini.

Sejarah Asal Usul Shalawat Asyghil


Konon shalawat Asyghil tersebut dipanjatkan oleh Imam Ja’far ash-Shadiq (wafat 138 H), beliau adalah salah seorang tonggak keilmuan dan spiritualitas Islam di awal masa keemasan umat Islam. Beliau hidup di akhir masa Dinasti Umawiyyah dan awal era Abbasiyyah yang penuh konspirasi, persekutuan dan konflik politik.

Sholawat ini juga dikenal dengan sebutan Sholawat ‘Habib Ahmad bin Umar al-Hinduan Baalawy’ (wafat 1122 H). Dikarenakan sholawat ini tercantum di dalam kitab kumpulan sholawat beliau, ‘al-Kawakib al-Mudhi’ah Fi Dzikr al-Shalah Ala Khair al-Bariyyah’. Namun beliau hanya mencantumkan, bukan mengarang redaksinya.

Sholawat Asyghil pertama kalinya dipopulerkan di Indonesia melalui pemancar radio milik Yayasan Pesantren As-Syafi’iyyah yang diasuh ulama besar Betawi, almarhum KH Abdullah Syafi’i (wafat 1406 H). Sholawat ini dibawakan dengan nagham (nada) yang sangat menyentuh hati, indah didengar dan terasa sejuk di hati pembaca dan pendengarnya. Sumber: https://blog.al-habib.info/id/2017/04/shalawat-asyghil-sejarah-isinya/

Demikian Bacaan Shalawat Asyghil Mohon Perlindungan Dari Orang Dzalim. Mari kita baca utuh Sholawat Asyghil ini untuk negeri kita Indonesia supaya lebih aman dan terhindar dari kedhaliman. Tiada tempat berlindung kecuali kepada Sang Maha Pencipta Allah SWT.

hal yang membuat tersenyum adalah kebahagian orang lain oleh diriku

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda (centang beri tahu saya untuk mendapat balasan komentar via email)
EmoticonEmoticon